Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

DKPP Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Di Kabupaten Kediri Jelang Idul Adha

A. Daroini
×

DKPP Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Di Kabupaten Kediri Jelang Idul Adha

Sebarkan artikel ini
DKPP-Intensifkan-Pemeriksaan-Kesehatan-Hewan-Kurban-Di-Kabupaten-Kediri

KEDIRI, MEMO

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri mulai memperketat pengawasan melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Kabupaten Kediri guna memastikan kelayakan seluruh ternak yang diperjualbelikan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Baca Juga: Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 Hadir di Kediri Pramuka Lakukan Renovasi Tiga Rumah Warga

Langkah preventif ini dilakukan dengan menyisir berbagai titik penjualan, mulai dari lapak pedagang dadakan yang menjamur di pinggir jalan hingga sentra peternakan rakyat di wilayah setempat.

Menjamin Keamanan Konsumsi Masyarakat

Aktivitas perdagangan hewan potong musiman di wilayah Kediri dan sekitarnya memang menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga: Vonis Empat Tahun Penjara bagi Penganiaya Balita di Ngronggo Kediri Ini Alasan Hakim

Guna memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat muslim yang hendak menunaikan ibadah ibadah kurban, otoritas veteriner setempat mengambil langkah taktis berupa inspeksi mendadak (sidak) dan pengawasan biologis secara maraton.

Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, melalui Staf Medik Veteriner Ahli Muda, Titik Sri Undari, mengonfirmasi bahwa pengetatan ini difasilitasi oleh pengiriman tim ahli langsung ke lapangan. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak empat tim medis khusus disebar secara simultan ke berbagai titik strategis.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang

Fokus utamanya adalah memitigasi risiko penyebaran penyakit menular yang kerap mengintai komoditas peternakan, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) atau cacar sapi.

“Kami berkomitmen memastikan bahwa semua hewan kurban yang dijajakan di area publik, khususnya pedagang pinggir jalan, sepenuhnya dalam kondisi sehat. Berdasarkan pemetaan awal dari tim medis di lapangan, pasokan sapi di peternakan lokal pun bebas dari indikasi klinis penyakit menular,” ujar Titik Sri Undari saat memberikan keterangan pers.

Indikator Fisik dan Regulasi Ketat

Dalam menetapkan status kelayakan hewan, DKPP menggunakan indikator klinis yang komprehensif. Selain postur tubuh yang proporsional dan tidak cacat, hewan kurban yang lolos kurasi wajib menunjukkan perilaku yang lincah, sorot mata yang jernih, bulu bersih mengkilap, serta kuku kaki yang kokoh.

Petugas juga memeriksa bagian rongga mulut untuk memastikan tidak ada produksi air liur berlebih, serta mengecek kondisi gigi ternak yang harus sudah tanggal atau berganti (poel) sebagai tanda kecukupan umur sah secara syariat.

Menariknya, ruang lingkup pengawasan biologis ini tidak hanya menyasar pasar domestik internal Kediri. DKPP juga memberlakukan protokol skrining ketat terhadap komoditas ternak yang dijadwalkan akan dikirim ke luar daerah. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab wilayah untuk mencegah terjadinya importasi maupun eksportasi wabah penyakit hewan antarkota.

Edukasi dan Prosedur Isolasi Pedagang

Melalui pendekatan jurnalistik yang persuasif, dinas terkait juga mengimbau para peternak dan pedagang musiman untuk tidak tergiur keuntungan sesaat dengan menjual hewan yang terindikasi kurang sehat. Jika ditemukan adanya ternak yang mengalami penurunan kondisi fisik, pedagang diwajibkan melakukan langkah isolasi atau karantina mandiri secara mandiri.

Satwa tersebut harus mendapatkan intervensi medis hingga dinyatakan pulih total oleh dokter hewan berwenang sebelum diizinkan kembali masuk ke dalam sirkulasi pasar komersial.

Langkah preventif jangka panjang ini diharapkan mampu mengeliminasi kekhawatiran konsumen sekaligus menjaga stabilitas mutu serta kualitas daging kurban yang akan didistribusikan kepada masyarakat luas pada perayaan hari raya nanti.