Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Hukum

Motif Perselingkuhan, Perawat Cantik Disiram Bensin dan Dibakar

A. Daroini
×

Motif Perselingkuhan, Perawat Cantik Disiram Bensin dan Dibakar

Sebarkan artikel ini
Dilatarbelakangi Perselingkuhan, Perawat Cantik Disiram Bensin dan Dibakar
Dilatarbelakangi Perselingkuhan, Perawat Cantik Disiram Bensin dan Dibakar

Malang, Memo

Dilatarbelakangi perselingkuhan, perawat cantik disiram bensin dan dibakar. Kasus pembakaran perawat cantik di Kabupaten Malang, hingga kini masih menyisakan cerita misterius. Pelaku pria yang menyiram cairan dan membakar korban, diduga dilatarbelakangi cinta segitiga atau perselingkuhan.

Baca Juga: Vonis 10 Tahun Penjara Direktur PT GTI Kasus Investasi Bodong Resmi Diketuk Hakim Surabaya

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny K. Baralangi menuturkan, dari hasil penyelidikan mengarah ke cinta segitiga yang tengah menjerat korban. “Ada informasi, korban diduga memiliki hubungan dengan pria lain. Meski statusnya sudah berkeluarga. Namun, kita butuh bukti untuk memastikannya,” ujar Donny dikonfirmasi pada Rabu (5/5/2021) malam.

Pihaknya pun telah memintai keterangan para saksi dari orang-orang terdekat korban. Dia menduga dari hasil penyelidikan, cinta segitiga menjadi motif dari pembakaran perawat cantik bernama Eva Sofiana Wijayanti (33).

Baca Juga: Ancaman di Balik Kampus: Saat Yayasan Pendidikan Dipaksa "Setor" Demi Kelangsungan Aset

Meski demikian, ditegaskannya belum ada kesimpulan akhir dari penyelidikan motif tersebut. “Kami masih mendalami kasus ini, penyelidikan masih berjalan. Orang-orang yang berkaitan dengan korban akan kita mintai keterangan, karena ada dugaan cinta segitiga ,” tuturnya.

Mantan Kasatreskrim Polres Blitar ini menambahkan, pihaknya tengah berhati-hati melakukan penyelidikan terhadap kasus pembakaran ini. Sejumlah saksi dan orang-orang terdekat masih diperiksa, dan tak mau terburu menyimpulkan cinta segitiga menjadi motif di baliknya.

Baca Juga: Kasus Korupsi Mantan Wali Kota Madiun Maidi JPU KPK Bongkar Setoran Proyek Sembilan Miliar