Menurut Mbak Wali, potensi yang dimiliki oleh anak-anak muda di setiap kelurahan sangatlah besar. Namun, potensi tersebut sering kali tidak terlihat karena lemahnya manajemen konten dan publikasi. Lewat pembekalan ini, pemkot ingin memicu kesadaran mereka agar mampu mengemas setiap kegiatan sosial, olahraga, maupun UMKM menjadi produk informasi yang menarik dan bernilai jual tinggi.
Wali kota perempuan pertama di Kediri ini juga menambahkan bahwa kemajuan sebuah kota sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya. Karang Taruna diharapkan bisa menjadi laboratorium kepemimpinan yang melahirkan calon-calon pemimpin masa depan yang berintegritas, kreatif, dan memiliki kesalehan sosial yang tinggi.
Baca Juga: Mbak Wali dan Gus Qowim Perkuat Sinergi Umaro dan Ulama Kediri Lewat Safari Pesantren
Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali berbagai materi aplikatif oleh para ahli di bidang komunikasi dan manajemen digital. Mereka diajarkan cara mengelola media sosial organisasi secara profesional, teknik pembuatan narasi publikasi yang persuasif, hingga strategi membangun jaringan kolaborasi dengan pihak eksternal atau dunia usaha.











