Memo
Memo
KEDIRI RAYA

Mbak Wali dan Gus Qowim Perkuat Sinergi Umaro dan Ulama Kediri Lewat Safari Pesantren

A. Daroini
×

Mbak Wali dan Gus Qowim Perkuat Sinergi Umaro dan Ulama Kediri Lewat Safari Pesantren

Sebarkan artikel ini
Mbak Wali dan Gus Qowim Perkuat Sinergi Umaro dan Ulama Kediri Lewat Safari Pesantren

Kediri, Memo

Duet pemimpin Kota Kediri menggelar safari pesantren untuk memperkuat sinergi umaro dan ulama Kediri. Langkah ini demi mewujudkan visi kota yang MAPAN.

Baca Juga: Hadiri Tadzim Nuzulul Quran Lirboyo Mbak Wali Jadikan Alquran Kompas Moral Bangun Kota

Suasana hangat dan penuh takzim mewarnai momen Idulfitri di lingkungan pusat pendidikan Islam Kota Tahu. Memanfaatkan momentum bulan Syawal, duet pemimpin daerah bergerak bersama mempererat ikatan emosional dengan para tokoh agama dan sesepuh pesantren yang selama ini menjadi pilar penjaga moral masyarakat.

Langkah ini diwujudkan melalui rangkaian kegiatan safari silaturahmi yang dilakoni oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (Mbak Wali) bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin (Gus Qowim). Keduanya kompak sowan ke sejumlah ulama kharismatik guna menyerap aspirasi sekaligus menyatukan visi pembangunan kota ke depan.

Baca Juga: Mbak Wali dan Gus Qowim Luncurkan Program Pelayanan Kesehatan Gratis Kediri Melalui SEHATI

Dalam safari reliji ini, rombongan pemimpin daerah berkesempatan mengunjungi salah satu episentrum pendidikan Islam terbesar di Jawa Timur, yaitu Di sana, jajaran pemkot disambut hangat oleh pengasuh utama KH. Anwar Manshur serta KH. Abdullah Kafabihi Mahrus.

Mbak Wali mengungkapkan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda formalitas pasca-lebaran. Menurutnya, memperkuat sinergi umaro dan ulama Kediri merupakan fondasi mutlak yang tidak bisa ditawar jika ingin membangun daerah yang seimbang antara kemajuan infrastruktur fisik dan kematangan mental spiritual warganya.

Baca Juga: Mbak Wali Minta Sektor Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan Kelurahan Kediri Guna Maju Bersama

Pemerintah daerah menyadari betul bahwa fatwa, nasihat, dan bimbingan dari para kiai memiliki pengaruh yang sangat luar biasa dalam menjaga kondusivitas serta kerukunan antar-warga. Oleh karena itu, keterlibatan tokoh agama dalam mengawal program kebijakan publik dinilai bakal membuat pembangunan berjalan lebih berkah dan tepat sasaran.

Gus Qowim menambahkan bahwa duet kepemimpinan mereka berkomitmen penuh untuk mewujudkan visi Kota Kediri yang MAPAN (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Nyaman). Indikator “Agamis” di dalam visi tersebut hanya bisa dicapai jika jajaran birokrasi pemerintahan mau membuka diri untuk terus belajar dan berjalan beriringan bersama para ulama.

Dalam pertemuan yang berlangsung gayeng tersebut, para ulama sepuh juga memberikan wejangan agar pemkot terus konsisten menghadirkan program-program yang berpihak pada kemaslahatan rakyat kecil. Doa bersama pun dipanjatkan agar Kota Kediri senantiasa dijauhkan dari segala marabahaya dan roda perekonomian warganya semakin berkah.