Kontrol Tarif Listrik Kembali ke Negara dengan Revisi PLTS Atap

Kontrol Tarif Listrik Kembali ke Negara dengan Revisi PLTS Atap
Kontrol Tarif Listrik Kembali ke Negara dengan Revisi PLTS Atap

Meskipun demikian, masyarakat tetap diperbolehkan untuk memasang PLTS Atap untuk keperluan pribadi, tetapi tidak untuk tujuan komersial. Selain itu, mereka masih bisa menggunakan jaringan listrik PLN jika PLTS Atap mereka terhubung secara on grid tanpa ada transaksi jual beli.

Sofyano juga menyarankan agar pemerintah berhati-hati dalam merumuskan konsep power wheeling yang direncanakan untuk dimasukkan dalam RUU EBET. Menurutnya, penerapan skema tersebut bisa menjadi beban, baik bagi masyarakat maupun pemerintah, terutama dalam menetapkan tarif listrik yang terjangkau bagi semua.

Bacaan Lainnya

Keberpihakan Negara dalam Revisi Aturan Penggunaan PLTS Atap: Mengendalikan Tarif Listrik untuk Keterjangkauan Masyarakat

Dengan revisi aturan penggunaan PLTS Atap yang disetujui oleh Presiden, negara menegaskan keberpihakannya terhadap keterjangkauan tarif listrik bagi masyarakat. Langkah ini diapresiasi oleh Sofyano Zakaria, yang menilai bahwa kontrol atas energi kembali ke tangan negara, tanpa campur tangan swasta.

Dengan demikian, tarif listrik dapat lebih mudah dikendalikan untuk menjaga keadilan dan keberlanjutan dalam akses energi bagi seluruh lapisan masyarakat.