Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto, menegaskan bahwa pemerintah tidak perlu tergesa-gesa dalam mengakuisisi saham PT. Vale. Menurutnya, penetapan harga haruslah dilakukan dengan bijaksana dan tidak perlu diselesaikan sebelum pemilu tahun 2024.
Menurut Mulyanto, tidak ada ketentuan yang mengharuskan pembelian saham PT. Vale dilakukan pada waktu tertentu, dan menekan untuk mengakuisisi saham sebelum pemilu dapat menimbulkan kecurigaan.
“Hal ini dapat dikaitkan dengan penggunaan dana kampanye, yang tentu saja kontraproduktif,” ungkap Mulyanto pada Senin (12/2).
Dia menduga bahwa ada pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan terhadap transaksi jual beli saham PT. Vale ini.
“Pembelian saham ini tidak memiliki hubungan langsung dengan pemilu. Oleh karena itu, pemerintah tidak harus menetapkan target penyelesaian sebelum pemilu. Saya pikir ini tidak relevan,” tambah Mulyanto.