Blitar, Memo.co.id
Warga Blitar mendadak digegerkan kabar bakal berdirinya kilang minyak raksasa senilai lebih dari Rp 200 triliun di kawasan Pantai Peh Pulo, Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo. Proyek yang disebut-sebut bakal melibatkan konglomerat India ini ternyata masih penuh misteri.
Baca Juga: Tak Mau Maju Lagi, Agus Zunaidi Buka Jalan Regenerasi di PPP Kota Blitar
Pasalnya, pihak Perhutani yang menguasai lahan di kawasan itu justru membantah adanya izin resmi.
“Kami sama sekali tidak tahu soal rencana pembangunan kilang minyak itu. Belum ada tembusan izin masuk ke kami,” tegas Hermawan H.S., Wakil Kepala/Kepala Sub KPH Blitar, Jumat (29/8/2025).
Baca Juga: Regenerasi Menguat, Muscab X PPP Kota Blitar Bidik Lonjakan Kursi 2029
Hermawan juga menyindir klaim investor yang menyebut menguasai 1.500 hektare lahan di Desa Sumbersih. Bahkan dia mewanti-wanti akan leberadaan hutan lindung disekitar area itu yang harus dijaga.
“Mereka bilang 1.500 ha, padahal di situ luasnya hanya sekitar 600–700 ha. 1.500 hektare itu luas sekali lho. Mungkin area lautnya ikut dihitung juga kali ya,” ucapnya dengan nada heran.
“Di sekitar situ juga ada kawasan hutan lindung lho, jadi sepertinya tidak sampai segitu luasnya,” sambungnya.












