Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
BLITAR

Brokohan Pancasila 2026 Kian Mengakar, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten Blitar

A. Daroini
×

Brokohan Pancasila 2026 Kian Mengakar, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten Blitar

Sebarkan artikel ini
Brokohan Pancasila 2026 Kian Mengakar, Ribuan Warga Padati Pendopo Kabupaten Blitar

Blitar, Memo
Semangat kebangsaan berpadu dengan kekayaan budaya lokal dalam gelaran Kirab dan Brokohan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Blitar. Ribuan warga tumpah ruah memenuhi kawasan Pendopo Sasana Adhi Praja, Senin 1 Juni 2026 malam, untuk mengikuti perhelatan budaya yang kini telah memasuki tahun kelima penyelenggaraan.

Antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Blitar hingga luar daerah menjadi penanda bahwa Brokohan Pancasila telah berkembang menjadi tradisi yang dinanti setiap peringatan Hari Lahir Pancasila.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Blitar Lepas Kirab Brokohan Pancasila, Supriadi: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan

Kegiatan yang lahir dari gagasan para budayawan, seniman, dan pegiat budaya tersebut tak sekadar menjadi ajang pertunjukan seni. Lebih dari itu, Brokohan Pancasila hadir sebagai ruang bersama untuk menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila melalui pendekatan budaya yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Ketua Panitia Brokohan Pancasila V, Tugas Nanggolo Yudo Dili Prasetiono, mengaku bersyukur melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan tahun ini.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Blitar Lepas Kirab Brokohan Pancasila, Supriadi: Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan

Pria yang akrab disapa Bagas itu menilai dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting yang membuat Brokohan Pancasila terus berkembang dari tahun ke tahun.

“Ini merupakan tahun kelima penyelenggaraan Brokohan Pancasila. Antusiasme budayawan, seniman, pegiat budaya, dan masyarakat sangat luar biasa. Tentu ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Blitar, DPRD Kabupaten Blitar, serta Bupati dan Wakil Bupati Blitar,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Anjlok, Ratusan Peternak Rakyat Bagikan Satu Juta Telur Gratis

Menurut Bagas, perjalanan menghadirkan Brokohan Pancasila hingga dikenal luas seperti saat ini bukanlah proses yang singkat. Selama lima tahun terakhir, para pelaku budaya terus berupaya membangun kesadaran masyarakat bahwa nilai-nilai Pancasila dapat dihayati melalui tradisi dan budaya lokal.

Karena itu, pihaknya berharap kegiatan tersebut ke depan dapat menjadi agenda resmi daerah yang mendapatkan dukungan penuh dan berkelanjutan dari pemerintah.

“Kami berharap apa yang telah dirintis selama lima tahun ini dapat diakomodasi sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Blitar sehingga Brokohan Pancasila semakin kuat sebagai agenda budaya dan kebangsaan milik masyarakat,” katanya.

Bagas menjelaskan, jika Kota Blitar dikenal dengan tradisi Grebeg Pancasila, maka Kabupaten Blitar memiliki Brokohan Pancasila sebagai simbol selamatan, ungkapan rasa syukur, sekaligus pengingat pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.