“Kami sangat berduka atas musibah ini. Ini adalah kerugian besar bagi keluarga dan juga bagi Kabupaten Kediri,” ujar Ibnu Imad, mengungkapkan rasa belasungkawa. Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri akan terus memantau perkembangan investigasi yang dilakukan oleh kepolisian Korea Selatan dan siap memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban.
Kembali ke Pelukan Keluarga, Meninggalkan Duka
Proses pemulangan jenazah BA ke Indonesia berjalan dengan penuh haru. Jasad almarhum diterbangkan dari Korea Selatan pada 2 Juli 2025 dan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sehari kemudian, pada 3 Juli 2025, jenazah tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya sebelum akhirnya dibawa langsung ke rumah duka di Desa Sukoharjo, Kediri.
Sekitar pukul 11.15 WIB, iring-iringan ambulans yang membawa jenazah BA tiba di rumah duka, disambut tangis pilu keluarga dan sanak saudara. Kepergian BA bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga menjadi pengingat pahit akan risiko dan tantangan yang dihadapi para pahlawan devisa di negeri orang.
Kasus ini sekaligus menjadi sorotan, mengingatkan akan pentingnya perlindungan dan investigasi tuntas atas setiap insiden yang menimpa para pekerja migran Indonesia. Misteri kematian TKI Kediri di Bandara Incheon kini menjadi PR besar bagi otoritas terkait untuk diungkap tuntas.












