Lebih jauh, Rizally menyebut NIB sebagai kunci emas. “Jika Bapak/Ibu memiliki NIB, semakin memudahkan kerjasama dan meningkatkan kepercayaan calon mitra. Selain itu, pelaku usaha yang berizin dan kinerjanya bagus banyak program fasilitasi dari pemerintah yang bisa diikuti seperti pelatihan, pameran, dll,” jelasnya. NIB membuka pintu akses pembiayaan, pembinaan, dan bantuan modal.
Menyadari bahwa proses perizinan bisa jadi tantangan, Rizally berpesan agar pelaku usaha tidak mudah putus asa. “Apapun kesulitan yang dialami itu bagian dari dinamika yang harus kita lalui. Kami dari DPMPTSP Provinsi Jatim dan DPMPTSP Kota Kediri adalah kepanjangan tangan pemerintah yang siap membantu Bapak/Ibu kapanpun membutuhkan bantuan untuk pengurusan perizinan,” tegasnya, menjamin dukungan penuh.
Salah satu peserta, Sri Sudarti, pelaku usaha catering dari Kelurahan Ngampel, mengungkapkan rasa senangnya atas sosialisasi Saleha. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu usahanya untuk semakin berkembang dan mempermudah kelengkapan perizinan.
“Alhamdulillah dalam pengurusan perizinan saya sangat terbantu apalagi dari petugasnya juga sangat kooperatif dalam berkomunikasi,” ujar Sri Sudarti.
Baca Juga: Terbukti Korupsi, Kades Pojok Wates Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp600 Juta












