Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
NGANJUK

Komisi lll Sidak Drainase Sambikenceng Baron

Mulyadi Memo
×

Komisi lll Sidak Drainase Sambikenceng Baron

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Gelombang efisiensi ( penghematan) dana transfer APBN dari pusat ke daerah bikin kegiatan lintas sektor di seluruh OPD terancam mandek. Yang paling rawan terpangkas adalah pos anggaran di kegiatan fisik .

Itu terbukti. Satu dari ribuan usulan fisik skala kecil yang tersisih yaitu usulan pembangunan drainase di Dusun Sambikenceng Desa Katerban Kecamatan Baron dengan terpaksa tidak bisa terealisasi tahun ini.

Baca Juga: Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah Di Jogomerto Ludes Dilalap Si Jago Merah

Alasannya lagi lagi karena efisiensi. Dan ketika ditanya bisa direalisasikan kapan ? Lima anggota dewan dari Komisi lll DPRD Nganjuk saat melakukan sidak di lokasi langganan banjir ( pasar krempyeng Sambikenceng) pada hari Jumat (24/10/2025) tidak berani memastikan.

Baca Juga: Parikesit Dadi Ratu Lambang Sakral Ruminah Maju Menuju Kursi Keprabon Desa Betet 2027

” Untuk drainase Sambikenceng sudah jadi usulan saya. Tapi faktanya tidak turun. Tidak hanya ini saja. Usulan jembatan juga gagal karena persoalan pengurangan anggaran,” terang Joni Herry Mawan anggota dewan dari partai Demokrat.

Baca Juga: Grebeg Suro Macopat Trah Gajah Mada Lambang Kebangkitan Budaya Jawa Di Peradaban Modernisasi

Jika pembangunan drainase gagal masih dijelaskan Joni ada opsi lain yaitu normalisasi. Menurut Joni kalau menunggu anggaran pembangunan imposible.