Surabaya, Memo
Ikadan dokter anak Indonesia Cabang Jawa Timur, memantau bahwa di wilayahnya terdapat 24 kasus anak mengalami gagal ginjal. Dari jumlah tersebut 15 ada di Surabaya sedang 9 anak di Malang. Dari data tersebut, 13 anak sudah meninggal dunia karena gagal ginjal.
Dalam dua bulan akhir, jumlah balita yang positif penyakit gagal ginjal kronis meningkat. Semenjak September lalu, ada 24 anak yang positif gagal ginjal akut.
“15 dari Surabaya, 9 dari Malang,” sebutkan Kepala Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur dr Sjamsul Arief, Kamis (18/10).
Dari jumlahnya itu, 13 anak salah satunya sudah dipastikan wafat dunia. “Mereka dirawat semenjak Bulan September lalu. Keseluruhan ada 13 balita di Jawa Timur wafat,” papar Sjamsul.
Jumlah itu menyebar dari 2 daerah se-Jawa Timur. “3 wafat di Malang dan 10 wafat di Surabaya,” jelas dia.
Sampai sekarang, masih tetap ada beberapa balita yang dirawat dan pada proses pengobatan. Mereka menyebar di beberapa daerah di Jawa Timur.












