Dihadapan para awak media, Dedi Nawan berharap dewan bisa memberi ruang dan waktu kepada para petani untuk menyampaikan aspirasi terkait pembatasan pembelian gabah petani ke BULOG. Termasuk persoalan aplikasi BULOG yang tidak bisa di klik.
” Jika dalam Hearing nanti tidak ada titik temu, maka opsi terakhir kita bersama petani akan turun ke jalan lakukan unjuk rasa besar besaran,” urai Kades Kampungbaru, Susilo Dwi Prasetyo.
Dihadapan para awak media Susilo juga sempat menyampaikan kalimat sedikit pedas diantaranya ” ini persoalan komitmen pemerintah kepada petani jangan dibuat main main”. BULOG harus hadir dalam Hearing nanti jangan sampai tidak hadir.

Baca Juga: 6 Tahun Jalan Desa Jeblok, Warga Tempel Nekat Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon Pisang Di Jalan
” Hari ini harga gabah petani dibeli tengkulak sudah dibawah Rp 6 ribu perkilogramnya. Ini fakta bukan guyonan. BULOG harus tahu ini,” seru Susilo juga.
Sementara disampaikan Ketua DPRD Nganjuk ,Tatit Heru Tjahjono kepada memo mengatakan dewan mengapresiasi misi ke tiga kades tersebut ” Untuk permintaan hearing kita terima dengan tangan terbuka. Untuk teknisnya nanti kita delegasikan ke komisi yang membidangi ya,” tutur Tatit Heru Tjahjono. ( adi )
Baca Juga: Kondisi Situs Peradaban Jawa Kuno Di Baron Kurang Terawat, Begini Tanggapan Pemerhati Budaya....












