Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
NGANJUK

Anak SMP Di Baron Jadi Korban Insiden Misterius, Begini Kondisinya,,,,,,

Mulyadi Memo
×

Anak SMP Di Baron Jadi Korban Insiden Misterius, Begini Kondisinya,,,,,,

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Telah terjadi peristiwa misterius yang menimpa M.Saad Firmansyah,15, salah satu siswa di sebuah sekolah negeri setingkat SMP di wilayah Kecamatan Baron.

Dari data yang berhasil dihimpun, Saad Firmansyah adalah Siswa kelas lX – D telah mengalami patah tulang pada bagian paha kaki kanannya dan baru saja menjalani operasi di RSD Kertosono pada hari Rabu ( 29/04/2026).

Baca Juga: Hari Pertama Pengurukan, Dump Truck Nggoling Di Lokasi Garapan Milik PT Sreya Sewu Indonesia,Ini Penyebabnya..

Sampai berita ini ditulis, Saad Firmansyah masih menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap Bougenville nomor 5 di lantai 3.

Untuk mengorek informasi dibalik peristiwa itu, awak media bersama aktivis sosial berusaha menemui keluarga korban di ruang tempat Saad Firmansyah di rawat.

Baca Juga: Sekda Nur Solekan Terima Berkas Pandangan Umum 7 Fraksi Di Paripurna DPRD Nganjuk, F PDIP Evaluasi Optimalisasi Pendapatan Dasrah

Dari keterangan Zaenal Arifin ( orang tua korban ) mengaku sampai saat ini belum tahu persis penyebab dan motif di balik kejadian yang menimpa anak bungsunya itu.

” Pihak sekolah sampai sekarang masih belum memberikan keterangan apapun terkait peristiwa itu. Termasuk anak saya juga tidak berani ngomong,” ucap Zaenal Arifin saat ditemui di ruang Bougenville pada Rabu malam ( 29/04/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca Juga: Puguh Hernanto : Pawai Boyong Hambangun Projo Sarana Edukasi Sejarah Untuk Generasi Melinial

Dalam percakapan singkat tersebut, Zaenal Arifin hanya menceritakan awal kejadiannya pada Sabtu siang ( 25/04/2026) atau posisi anaknya masih ada di sekolah untuk persiapan pulang.

Biasanya sekitar jam satu masih kata Zaenal Arifin anaknya ( Saad Firmansyah) sudah nyampek di rumah. Tapi hari itu lebih dari jam satu belum pulang.

” Takut ada apa apa dijalan, akhirnya saya langsung meluncur ke sekolah. Setiba di sekolah, saya melihat anak saya ditandu teman temanya karena kakinya tidak bisa untuk jalan. Melihat itu badan saya langsung lemas,” ucap Zaenal Arifin.

Ironisnya masih kata Zaenal Arifin melihat kondisi anaknya seperti itu kenapa pihak sekolah tidak melakukan pertolongan sementara.

” Padahal di depan sekolah persis ada tempat pelayanan kesehatan berupa klinik . Di situ juga ada layanan UGD 24 jam,” gerutunya.

Melihat fakta pahit seperti itu, Tanti Niswatin salah satu aktivis sosial Nganjuk menyatakan siap mengawal dan mendampingi peristiwa misterius ini sampai tuntas.

” Saya akan mendatangi dan klarifikasi ke sekolah untuk menanyakan insiden yang di alami Saad Firmansyah ini. Kalau tidak ada penyebabnya tidak mungkin tiba tiba Firmansyah tidak bisa jalan,” ujar Tanti Niswatin.

Untuk diketahui juga kondisi kesehatan Saad Firmansyah saat ini masih menyisakan trauma cukup dalam. Terlebih pasca menjalani operasi , Saad Firmansyah tampak meronta kesakitan dan sering teriak teriak karena merasakan sakit hebat di bagian paha kanannya. ( Adi )