Memo
Memo
KEDIRI RAYA

Hadiri Tadzim Nuzulul Quran Lirboyo Mbak Wali Jadikan Alquran Kompas Moral Bangun Kota

A. Daroini
×

Hadiri Tadzim Nuzulul Quran Lirboyo Mbak Wali Jadikan Alquran Kompas Moral Bangun Kota

Sebarkan artikel ini
Hadiri Tadzim Nuzulul Quran Lirboyo Mbak Wali Jadikan Alquran Kompas Moral Bangun Kota

Kediri, Memo

Gema selawat dan lantunan ayat suci Alquran mengalun khidmat di kawasan salah satu pondok pesantren tertua di Jawa Timur. Ribuan santri dan tokoh masyarakat tampak khusyuk berkumpul untuk memperingati malam turunnya Alquran, sebuah momen spiritual yang menjadi ruh dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di Kota Tahu.

Baca Juga: Mbak Wali dan Gus Qowim Perkuat Sinergi Umaro dan Ulama Kediri Lewat Safari Pesantren

Hadir di tengah-tengah ribuan jemaah, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan pesan mendalam mengenai esensi peringatan keagamaan tersebut. Pemimpin muda yang akrab disapa Mbak Wali ini menegaskan bahwa Alquran bukan sekadar dibaca sebagai ritual tahunan, melainkan harus diposisikan sebagai kompas moral dan fondasi etika dalam kehidupan bermasyarakat serta roda pemerintahan.

Bagi Mbak Wali, tantangan zaman yang semakin kompleks membutuhkan benteng spiritual yang kokoh. Nilai-nilai universal yang terkandung di dalam kitab suci diyakini mampu menjadi penyaring dari dampak negatif modernisasi, sekaligus menjadi pemandu bagi para pengambil kebijakan agar tetap amanah dan berpihak pada kemaslahatan rakyat.

Baca Juga: Mbak Wali Gandeng Pemuda Dongkrak Penguatan Kapasitas Karang Taruna Kediri Lewat Branding

Di hadapan para masyayikh dan santri, wali kota perempuan pertama Kediri ini menyampaikan komitmennya untuk terus menyelaraskan program pembangunan fisik dengan penguatan karakter berbasis keagamaan. Sinergi antara pemerintah dan institusi pesantren dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas serta harmoni di Kota Kediri.

Langkah ini sejalan dengan visi besar pemkot untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesalehan sosial yang tinggi. Keberadaan pesantren besar seperti Lirboyo diakui memiliki kontribusi raksasa dalam membentuk identitas Kediri sebagai kota yang agamis dan toleran.

Baca Juga: Mbak Wali Ungkap Realisasi Investasi Kota Kediri 2025 Melejit Tembus Angka Triliunan

Mbak Wali juga menyampaikan rasa takzim dan terima kasih yang mendalam kepada para ulama dan kiai yang selama ini tanpa lelah membimbing umat, memberikan masukan yang menyejukkan, serta terus mendoakan keselamatan bagi seluruh warga Kota Kediri.

Suasana religius semakin terasa saat pengasuh utama Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Anwar Manshur, memimpin langsung jalannya doa bersama. Kehadiran ulama sepuh ini menjadi magnet spiritual yang menguatkan simpul silaturahmi antara umaro (pemerintah) dan ulama di kota tersebut.

Melalui momentum ini, Pemkot Kediri berharap seluruh elemen masyarakat bisa mengambil inspirasi dari mukjizat Alquran untuk memperkuat rasa empati, gotong royong, dan kepedulian sosial, terutama dalam sisa bulan suci Ramadan tahun ini.