Blitar, Memo.co.id
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Wahono, menggelar festival tarian rakyat “Langen Beksan” di Alun-Alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, Sabtu malam (26/7/2025). Acara ini melibatkan sekurang-kurangnya 500 penari dan sinden dari segala penjuru Bumi Penataran.
Baca Juga: Regenerasi Menguat, Muscab X PPP Kota Blitar Bidik Lonjakan Kursi 2029
Acara ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya leluhur yang telah turun-temurun dijaga oleh masyarakat setempat. Diiringi alunan musik gamelan, para peserta yang terbagi menjadi 25 paguyuban tari, unjuk gigi dihadapan juri dan penonton yang ramai memadati lokasi acara.
“Sedikitnya ada 500 penari dan sinden dari 25 paguyuban se-Kabupaten Blitar. Selain mewadahi pelestarian budaya leluhur, acara ini merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blitar ke-701,” jelas Guntur.
Turut hadir dalam acara ini, Bupati Blitar Rijanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Blitar Suhendro Winarso, Ketua Dewan Koperasi Wilayah Jawa Timur, Slamet Sutanto serta segenap jajaran Forkopimda Kabupaten Blitar.
Rencana awal, akan dipilih 5 penampil terbaik dari 25 paguyuban tari, yang akan diberi hadiah seperangkat gamelan. Namun, demi memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, Guntur pun berinisiatif memberikan hadiah tersebut kepada seluruh paguyuban tari yang terlibat.
Baca Juga: Jatmiko Pastikan Jaga Jarak dari Kekuasaan: “Saya Tidak Manfaatkan Posisi Keluarga”
“Jadi akhirnya semuanya, 25 paguyuban kita kasih hadiah seperangkat gamelan. Tentu ada grade 1, 2 dan 3, semuanya yang menentukan juri. 5 penampil terbaik akan diberikan grade 1, 10 berikutnya grade 2 dan yang mendapatkan grade 3 adalah 10 sisanya,” imbuhnya.
Sementara itu, acara ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Bupati Blitar Rijanto. Menurutnya, acara ini penting diadakan untuk kembali mengenalkan budaya leluhur pada generasi muda.












