
Hal senada dikatakan Kepala Desa Sambiroto, Achmad Sarif membenarkan kejadian tersebut. Dalam wawancara dengan para awak media , kades menegaskan untuk mengosongkan ruang kelas dan mencari ruang belajar sementara yang lebih aman.
” Hal itu untuk mengantisipasi jangan sampai anak didik jadi korban karena tertimpa plafon ,” ujar Achmad Sarif di lokasi kejadian hari ini ( Jumat, 29/08/2025).

Baca Juga: Sidang Tipikor Kades Dadapan Final, Hakim Jatuhi Hukuman 2 Tahun Penjara
Diinformasikan juga bahwa gedung yang diterjang puting beliung tersebut awalnya adalah gedung perpustakaan bangunan tahun 2013. Karena SDN 1 Sambiroto kekurangan ruang kelas, akhirnya memanfaatkan ruang perpustakaan tersebut untuk ruang belajar siswa kelas Vl. ( Adi)












