
Hal senada dikatakan Kepala Desa Sambiroto, Achmad Sarif membenarkan kejadian tersebut. Dalam wawancara dengan para awak media , kades menegaskan untuk mengosongkan ruang kelas dan mencari ruang belajar sementara yang lebih aman.
Baca Juga: Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mengenang Kembali Perjuangan Terakhir Marsinah bagi Kaum Buruh
” Hal itu untuk mengantisipasi jangan sampai anak didik jadi korban karena tertimpa plafon ,” ujar Achmad Sarif di lokasi kejadian hari ini ( Jumat, 29/08/2025).

Baca Juga: Istiqomah, Sejak 1885 Tradisi Nyadran Di Desa Waung Tetap Eksis Tidak Luntur Digerus Jaman
Diinformasikan juga bahwa gedung yang diterjang puting beliung tersebut awalnya adalah gedung perpustakaan bangunan tahun 2013. Karena SDN 1 Sambiroto kekurangan ruang kelas, akhirnya memanfaatkan ruang perpustakaan tersebut untuk ruang belajar siswa kelas Vl. ( Adi)












