Kepala Imigrasi kelas I Bogor, Herman Lukman membenarkan telah diadakannya razia terhadap empat wanita asal Maroko. Diduga, mereka sedang dibooking oleh turis asing berkebangsaan Timur Tengah.” Sekarang masih dalam pemeriksaan petugas. Informasi awal, empat wanita itu tidak memiliki dokumen resmi ketika berkunjung ke Indoesa,”
kata Herman Lukman.
Kabag Humas dan Hukum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno merinci, keempat warga Maroko itu masing-masing berinisial SZ (19), BS (23), AN (19) dan SI (28). ” Ada dugaan, mereka akan melayani turis asing di kawasan puncak. satu orang diamankan dari sebuah cafe dan tiga orang di sebuah villa,” katanya.
Baca Juga: Ketua DPRD Magetan Suratno Tersangka Kasus Korupsi Dana Pokir Ratusan Miliar
” Dari hasil pemeriksaan, mereka tidak bisa menunjukan dokumen-dokumen ke imigrasian kepada petugas sehingga diamankan di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Penangkapan empat wanita asal Maroko dilakukan oleh petugas imigrasi dalam operasi rutin bersama TNI dan Polri. Operasi rutin ini juga melibatkan ormas. Keempat wanita berhasil diciduk dari Restoran Aljazeera, Jalan Raya Puncak, Bogor dan Vila Delima Panca, Cisarua Bogor. ( nu )
Baca Juga: Skandal Korupsi Dana Pokir DPRD Magetan Seret Sang Ketua Menuju Jeruji Besi












