“Harapan kami sebagai tuan rumah, kami ingin melihat generasi muda yang ikut mengambil peran dalam perubahan daerah kita masing-masing maupun bangsa kita tercinta Indonesia Raya,” katanya.
Menurut Elim, perubahan tidak bisa dilakukan hanya dengan berpangku tangan. Anak muda harus terlibat langsung, terutama dalam mendorong perubahan regulasi dan dinamika politik di tingkat daerah maupun nasional.
Baca Juga: Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Maju Bursa Ketua KONI, Bakal Head to Head dengan Tony Andreas
“Untuk melakukan perubahan tersebut tidak bisa para generasi muda hanya berpangku tangan melainkan harus turut andil di dalam perubahan regulasi dan perubahan perpolitikan di daerah kita maupun Indonesia,” tegasnya.
Elim juga menilai proses kaderisasi di TIDAR menjadi sarana pembelajaran sekaligus pembentukan karakter kepemimpinan bagi anak muda. Ia berharap, para kader dapat membawa kontribusi nyata bagi daerahnya masing-masing.
Baca Juga: Tony Andreas Bongkar Ambisi Besar: Kota Blitar Harus Jadi Macan Porprov
“Di sini kami dididik dan berproses untuk menjadi orang-orang yang luar biasa. Kami di sayap partai ini berproses, berkeluarga, belajar, dan harapannya kami dapat membuat daerah kita untuk lebih baik,” tambahnya.
Di akhir, Elim mengaku menaruh harapan besar kepada calon-calon pemimpin yang lahir dari Tunas Indonesia Raya, khususnya yang berasal dari Jawa Timur. **
Baca Juga: PT TUN Jakarta Kuatkan Putusan Sengketa PSHT, Tim Hukum Sebut SK 2019 Tetap Sah












