Blitar, Memo.co.id
Kebijakan efisiensi anggaran yang digulirkan pemerintah pusat mulai menunjukkan dampak nyata di daerah. Di Kabupaten Blitar, imbas tersebut terasa signifikan pada sektor pembangunan infrastruktur, khususnya kondisi jalan kabupaten di wilayah pedesaan yang kini kian memprihatinkan, Rabu 14 Januari 2026.
Potret kerusakan itu mencuat ke ruang publik setelah beredarnya surat terbuka dari seorang warga bernama Bianto Budiman. Surat yang ramai dibagikan di media sosial tersebut disertai foto-foto jalan rusak parah di sepanjang wilayah empat desa, yakni Desa Lorejo, Kedungbanteng, Bululawang, dan Sidomulyo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar.
Dalam surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Bupati Blitar Rijanto serta para pemangku kebijakan daerah, Bianto meluapkan rasa sedih sekaligus kekecewaannya. Ia menyebut kondisi jalan di kampung halamannya sudah jauh dari kata layak.
Baca Juga: 9 Pasar di Blitar Kian Sepi, DPRD Desak Disperindag Tinggalkan Cara Lama
“Kebacut lan kebangeten, kampung kelahiran,” tulis Bianto, mengekspresikan kemarahan bercampur keprihatinan atas rusaknya akses vital warga.
Ia bahkan memilih untuk tidak berpanjang kata, menyerahkan penilaian sepenuhnya pada visual kondisi di lapangan.
Baca Juga: Paguyuban Petani Tebu dan Sopir Truk Bersatu, Perbaiki Jalan Rusak Blitar Selatan Secara Swadaya
“Mboten kathah-kathah matur, biarlah foto yang berbicara,” lanjutnya.












