Example floating
Example floating
Metropolis

Dinkes Kabupaten Awasi Jajanan Takjil Selama Bulan Ramadhan Untuk Jamin Kenyamanan Masyarakat

A. Daroini
×

Dinkes Kabupaten Awasi Jajanan Takjil Selama Bulan Ramadhan Untuk Jamin Kenyamanan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

Kediri, Memo

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri terus melakukan pengawasan terhadap jajanan takjil selama bulan Ramdlan, khususnya di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri. Pengawasan tersebut untuk menjamin kenyamanan masyarakat sekitar yang mencari takjil di kawasan itu.

Langkah yang ditempuh pihak Dinkes Kab Kediri, setidaknya memberi rasa nyaman terhadap masyarakat, paska ditemukannya makanan takjil yang megnandung borak di kawasan SLG Kediri oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya. Tim peneliti dari BPOM Surabaya, dalam penelitian sampel di kawasan Simpang Lima Gumul, menemukan makanan yang mengandung dua zat berbahaya. Boraks dan bahan pewarna rhodamin-B.

Baca Juga: Jelang Munas X LDII April 2025, Menteri Fadli Zon Minta LDII Perkuat Kebudayaan

Pengawasan itu dijalankan menggunakan sampling. Peneliti mengambil 40 jenis makanan yang dicurigai mengandung bahan makanan berbahaya. Seperti halnya boraks, formalin, dan rhodamin . Makanan itu kemudian dijadikan sampel.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Sampel makanan dan minuman tersebut diambil dari beberapa pedagang takjil. Mulai dari wilayah Pare hingga Gurah. Pengambilan sampling dilakukan secara acak. Terhadap makanan dan minuman yang dicurigai saja.

Selain melakukan pengawasan makanan dan minuman, BPOM bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri juga memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada para pedagang. Sebab, makanan yang mereka produksi itu dikonsumi oleh masyarakat luas.