Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Life Style

Lima Kebiasaan Pagi yang Diam-Diam Bisa Merusak Jantung secara Perlahan

A. Daroini
×

Lima Kebiasaan Pagi yang Diam-Diam Bisa Merusak Jantung secara Perlahan

Sebarkan artikel ini
kebiasaan pagi yang diam-diam bisa merusak jantung

MEMO, JAKARTA

Banyak orang tidak menyadari bahwa cara mereka memulai hari dapat berdampak besar pada kesehatan organ kardiovaskular dalam jangka panjang. Beberapa rutinitas yang dianggap sepele atau bahkan normal justru menjadi kebiasaan pagi yang diam-diam bisa merusak jantung secara perlahan.

Baca Juga: Penanganan Cepat Serangan Jantung dengan Primary PCI di Mayapada Hospital

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa jam-jam pertama setelah terbangun dari tidur adalah waktu krusial bagi sistem peredaran darah. Kesalahan pola hidup di waktu fajar ini memicu tekanan stres oksidatif yang membebani kerja otot pompa darah utama tubuh.

Melakukan perubahan kecil pada aktivitas setelah bangun tidur menjadi langkah preventif yang sangat penting untuk menghindari risiko serangan fatal di masa depan.

Baca Juga: Garam Mengurangi Risiko Kematian Dini Akibat Penyakit Jantung

Lonjakan Kortisol Akibat Membuka Ponsel dan Langsung Ngopi

Kebiasaan memeriksa notifikasi ponsel sesaat setelah membuka mata menjadi pemicu utama datangnya stres psikologis instan di pagi hari. Paparan informasi dan beban kerja yang langsung masuk ke otak memicu lonjakan hormon kortisol dan adrenalin secara mendadak.

Kondisi ini diperparah jika Anda memiliki kebiasaan langsung menenggak secangkir kopi pekat saat perut masih kosong. Kafein yang masuk ketika kadar kortisol alami tubuh sedang tinggi-tingginya akan memaksa pembuluh darah menyempit lebih cepat.

Baca Juga: Langkah Hijau Volume Sampah Ramadhan Di Bondowoso Potensi Meningkat Sarkaspace Hadirkan Drop Box Khusus Botol Plastik Untuk Jaga Kebersihan Kota

“Melewatkan air putih dan langsung memilih kopi di menit-menit awal bangun tidur akan meningkatkan detak jantung secara abnormal,” ungkap pakar kardiologi dalam sebuah studi literatur kesehatan.

Bahaya Melewatkan Sarapan dan Mandi Air Terlalu Panas

Banyak pekerja urban memilih melewatkan waktu makan pagi dengan alasan terburu-buru mengejar jam kantor. Padahal, tidak sarapan membuat tubuh mengalami defisit energi kronis yang memaksa organ tubuh bekerja ekstra keras untuk menghasilkan energi alternatif.

Selain masalah nutrisi, kebiasaan mengguyur tubuh dengan air yang terlalu panas saat mandi pagi juga menyimpan bahaya tersendiri bagi penderita gangguan kardiovaskular. Perubahan suhu yang ekstrem secara mendadak dari udara kamar yang sejuk ke air panas memicu fluktuasi tekanan darah secara drastis.

“Suhu air yang terlalu kontras di pagi hari bisa menyebabkan pelebaran pembuluh darah instan yang memicu pusing hingga pingsan akibat beban jantung yang melonjak,” tambah peneliti kesehatan tersebut.