Di balik luka fisik yang dideritanya, Handa mengungkapkan keyakinannya bahwa para pelaku penyerangan adalah musuh lamanya. Bahkan, ia menyebutkan bahwa para pelaku menggunakan beragam jenis senjata, mulai dari pisau, parang, hingga pistol.
“Yang pakai pistol itu menghadang mobil, sementara tiga orang lainnya mengejar saya,” jelas Handa dari balik selimut rumah sakit.
Lebih lanjut, Handa bahkan mengenali salah satu pelaku yang tega membacoknya hingga terluka parah. Pria tersebut ia kenali sebagai Jono alias Ian. Dalam upaya menyelamatkan diri, Handa sempat berlari dan masuk ke rumah warga. “Awalnya warga sempat mengira saya dikejar polisi karena ada suara tembakan. Setelah saya masuk rumah, para pelaku berhenti mengejar, dan saya langsung dibawa ke rumah sakit,” kenangnya.
Motif penyerangan ini diduga kuat berlatar belakang dendam lama. Handa menduga salah satu pelaku menyimpan amarah karena menuduhnya sebagai informan polisi. “Dia itu nuduh aku cepu, padahal aku tidak merasa. Dulu kami pernah ribut di atas jembatan Kertapati, saya diteriaki maling, terus kami saling kejar. Tahun 2019 lalu, dia (pelaku) sempat saya tusuk, mungkin sekarang dia membalas saat saya lengah,” beber Handa.
Menanggapi kejadian ini, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, membenarkan adanya laporan terkait penyerangan tersebut. Pihaknya bergerak cepat dengan mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat dan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Kita sudah melakukan olah TKP, termasuk memeriksa sejumlah saksi yang melihat kejadian tersebut, serta meneliti rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi. Saat ini, anggota kita di lapangan sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” tegas AKBP Andrie Setiawan.
Kisah tragis namun mengharukan ini menjadi pengingat bahwa cinta sejati mampu bertahan dalam kondisi sesulit apapun. Sementara Handa menjalani perawatan intensif, pihak kepolisian terus berupaya mengungkap dan menangkap para pelaku yang bertanggung jawab atas aksi brutal tersebut. Masyarakat pun berharap agar keadilan dapat segera ditegakkan.
Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung












