MEMO, Jakarta: Rabies, penyakit yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat menular antara hewan dan manusia, sering kali dikaitkan dengan anjing.
Namun, tahukah Anda bahwa ada delapan hewan lain yang juga dapat menyebarkan penyakit ini? Kucing, sapi, kambing, kuda, kelelawar, rubah, musang, dan monyet adalah hewan-hewan yang memiliki potensi menularkan penyakit rabies kepada manusia.
Mengetahui informasi ini penting bagi kita semua agar dapat mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Kucing: Hewan Pembawa Rabies yang Perlu Diwaspadai
Penyakit rabies pada manusia sering disebabkan oleh anjing.
Namun, ternyata ada delapan hewan lain yang juga dapat menyebarkan penyakit ini, termasuk kucing, kelelawar, dan beberapa hewan lainnya.
Rabies adalah penyakit menular yang menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan peradangan otak pada hewan dan manusia.
Penyakit ini termasuk dalam kategori zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular antara hewan dan manusia.
Berikut adalah delapan hewan yang dapat menyebarkan penyakit rabies:
- Kucing
Meskipun jarang terjadi kasus rabies pada kucing yang berakibat kematian, namun kucing dapat menjadi pembawa rabies dan menularkannya kepada manusia.
Biasanya, kucing menginfeksi manusia melalui gigitan atau luka yang terkontaminasi dengan air liurnya. Gejala rabies pada kucing berbeda dengan gejala pada anjing atau hewan lainnya.
Kucing yang terinfeksi rabies tidak menunjukkan perilaku “gila” seperti anjing, tetapi biasanya mengalami kejang-kejang dan mengeluarkan air liur berlebihan.
- Sapi
Rabies pada sapi sangat jarang terjadi, namun sapi yang terinfeksi rabies dapat menularkan penyakit ini kepada manusia.
Penularan rabies pada sapi umumnya melalui gigitan atau paparan hewan lain yang terinfeksi seperti rubah, anjing, atau kelelawar. Gejala sapi yang terinfeksi rabies biasanya meliputi perubahan perilaku dan kejang-kejang.
Sapi yang terkena rabies harus segera mendapatkan perawatan medis.
- Kambing
Kasus kambing terinfeksi rabies sangat jarang, tetapi kemungkinan kambing juga dapat tertular penyakit ini tidak dapat diabaikan.
Penularan rabies pada kambing biasanya terjadi melalui gigitan atau paparan hewan yang sudah terinfeksi.
Gejala yang mungkin muncul pada kambing yang terinfeksi meliputi perilaku yang tidak biasa, seperti memakan makanan yang bukan makanannya.
- Kuda
Kasus kuda terinfeksi dan menularkan rabies sangat jarang terjadi.
Namun, ada kemungkinan kuda terkena rabies akibat gigitan hewan yang terinfeksi.
Gejala pada kuda yang terinfeksi bisa bervariasi, tetapi umumnya menunjukkan perubahan perilaku yang tidak biasa seperti kebingungan, kejang-kejang, agresif, kesulitan menelan, atau kelumpuhan.
- Kelelawar
Kelelawar merupakan hewan reservoir alami rabies dan salah satu hewan yang paling umum terinfeksi penyakit ini. Berbeda dengan anjing dan kucing, kelelawar menyimpan virus rabies dalam tubuhnya.
Kelelawar yang terinfeksi rabies biasanya tidak menunjukkan gejala penyakit, tetapi hewan ini dapat menularkan rabies kepada hewan lain.
- Rubah
Rubah juga dapat terkena dan menyebarkan virus rabies.
Mereka dapat menjadi reservoir alami virus rabies dan menularkannya kepada hewan lain.
Rubah yang terinfeksi biasanya menunjukkan gejala perubahan perilaku seperti agresif, kejang-kejang, dan lemas.
Namun, gejala pada rubah tidak mudah dikenali dan dapat bervariasi.
- Musang
Musang juga dapat menyebarkan virus rabies kepada hewan lain, termasuk manusia.
Meskipun jarang terjadi penularan rabies dari musang ke manusia, tetapi kemungkinan masih ada.
- Monyet
Monyet dapat terkena rabies jika terkena gigitan atau paparan dengan hewan yang terinfeksi.
Gejala yang dialami monyet juga serupa dengan hewan lain yang terinfeksi rabies.
Dengan mengetahui delapan hewan ini, kita perlu lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk melindungi diri dari penyakit rabies.
Pada kesimpulannya, mengetahui delapan hewan yang dapat menyebarkan penyakit rabies adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan kita.
Meskipun kasus rabies pada beberapa hewan seperti kucing, sapi, kambing, dan kuda tergolong jarang, tetapi kemungkinan tetap ada.
Kelelawar, sebagai hewan reservoir rabies, juga memainkan peran penting dalam penyebaran penyakit ini. Selain itu, rubah, musang, dan monyet juga memiliki potensi menularkan rabies kepada manusia.
Oleh karena itu, waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan seperti vaksinasi hewan peliharaan, menjauhi hewan liar yang berpotensi terinfeksi, dan melaporkan gigitan hewan kepada otoritas kesehatan adalah langkah-langkah yang perlu kita lakukan.
Dengan pemahaman ini, kita dapat melindungi diri dan menjaga kesehatan kita serta mencegah penyebaran penyakit rabies.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












