Gembong narkotika merpati ini berhasil dilacak oleh otoritas Kuwait setelah seekor merpati terbang tepat di atas bangunan bea cukai di Kuwait dan berhasil ditangkap.
Merpati dibekali tas kecil di punggungnya yang berisi ratusan pil ekstasi (Boredpanda)
Baca Juga: Status Naik Penyidikan, Kejari Jember Dalami Dugaan Korupsi Bank Jatim CP Kalisat
Lebih mencengangkannya lagi, berdasarkan laporan GQ, burung merpati memang baru-baru ini semakin sering digunakan untuk menyelundupkan obat-obatan terlarang seperti kokain dan ekstasi melintasi daerah perbatasan.
Mengapa burung merpati? karena burung merpati dikenal memiliki kemampuan terbang hingga sejauh 150 km tanpa beristirahat.Bahkan burung merpati mampu membawa beban sekitar 10 persen dari berat badan mereka. (fa )












