Menurut Plt Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pacitan, Yagus Triarso, kegiatan ini bertujuan agar masyarakat tahu langkah yang harus diambil saat bencana terjadi. “Kami ingin masyarakat paham cara evakuasi, penyelamatan, dan siap menghadapi potensi bencana,” ujarnya, Jumat (25/7/2025).
Yagus menjelaskan, Desa Watu Karung dipilih karena memiliki tingkat kerawanan tinggi serta menjadi destinasi wisata favorit yang ramai dikunjungi wisatawan. “Daerah wisata harus punya sistem mitigasi yang kuat agar aman dikunjungi,” tambahnya.
Ke depan, BPBD juga akan membentuk Desa Tangguh Bencana di Watu Karung sebagai bagian dari strategi jangka panjang membangun kapasitas masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana.












