Example floating
Example floating
Abata

Analisis Pakar Soal Cuitan Allahmu Lemah, Allahku Luar Biasa Ferdinand

A. Daroini
×

Analisis Pakar Soal Cuitan Allahmu Lemah, Allahku Luar Biasa Ferdinand

Sebarkan artikel ini

Memo.co.id

Cuitan mengandung SARA yang dilontarkan pegiat Sosial Media, Ferdinand Hutahean, dinilai salah satu strategi politik untuk memecah belah elemen bangsa. Karena itu, aparat diminta bersikap tegas terkait semua pernyataan SARA yang dibuat secara sengaja untuk memecah belah kerukunan bangsa.

Baca Juga: Panduan Ibadah Malam Nisfu Syaban 2026 Lengkap Jadwal Doa dan Amalan Sunnah

Hal ini disampaikan Pakar Komunikasi Politik, Universitas Paramadina Ummaimah Wahid terkait viralnya #TangkapFerdinand, atas reaksi cuitan SARA nya di Twitter, Selasa (4/1) lalu. “Pernyataan Ferninard sungguh tidak pastas dilontarkan dalam situasi apapun. Kecuali itu menjadi salah satu strategi politik memecah belah,” kata Ummaimah kepada wartawan, Rabu (5/1).

Baca Juga: Era Baru Ibadah Suci: UU PIHU 2025 Buka Pintu Umrah Mandiri, Didukung Platform Digital Canggih Arab Saudi

Menurut dia, saat ini pemerintah bersama masyarakat sedang berjibaku menghadapi pandemi dan dampak ekonomi akibat pandemi tersebut. Karena itu, sudah seharusnya aparat menjaga situasi yang kondusif agar masyarakat tidak lagi semakin dirugikan dengan kegaduhan politik yang bernuansa SARA. Maka, menurut dia, aparat juga perlu bertindak untuk kasus Ferdinand ini.

“Situasi yang kondusif semestinya dijaga apalagi dalam situasi pandemi,” ujarnya.

Baca Juga: Saat Dentuman "Horeg" Mengusik Ketenangan dan Mengundang Fatwa MUI Jatim