NGANJUK, MEMO – Uri uri budaya ( tradisi ) adi luhung warisan leluhur adalah bagian dari falsafah dan naluri masyarakat Jawa yang tak bisa terpisahkan .
Salah satunya adalah tradisi bersih desa ( nyadran) yang lazim diadakan oleh masyarakat pedesaan tentunya di moment moment tertentu. Tepatnya pada saat setelah panen raya padi.

Dari berkah rejeki ( panen ,red) tersebut, masyarakat Jawa mengimplementasikan rasa syukurnya kepada Tuhan YME dengan cara adat Jawa yaitu berupa sedekah bumi atau nyadran. Lebih populernya disebut bersih desa.
Baca Juga: Dari Tarian Matahari Suku Indian Sampai Pesan Politik 2027 Untuk SDP, Lanjutkan !!!!
Hanya saja, prosesi nyadran jaman now dengan nyadran tempo dulu bisa dibilang sangat jauh berbeda. Perbedaanya terletak pada formula kegiatannya.

Artinya, kalau nyadran tempo dulu cukup mengedepankan ritualnya saja. Namun kalau nyadran era milineal seperti saat ini tergolong lebih meriah. Karena diisi dengan beragam kegiatan baik berupa pertunjukan tradisional maupun kegiatan keagamaan.












