Isu lingkungan menjadi topik yang sedang hangat diperbincangkan saat ini karena dampaknya yang signifikan, tidak hanya bagi manusia tapi juga bagi berbagai makhluk hidup lainnya.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Menurut data dari The World Bank dan Indonesia Sustainable Oceans Program (ISOP) tahun 2021, Indonesia menghasilkan sekitar 250.000-550.000 ton sampah plastik pada tahun tersebut. Sekitar 80% plastik berasal dari daratan, sementara sisanya, 20%, berasal dari sampah laut.
Dengan volume limbah plastik yang besar, diperlukan sistem pengelolaan sampah yang efektif di Indonesia. Akan tetapi, berdasarkan laporan Plastic Overshoot Day 2023, sekitar 3.313.742 ton sampah plastik di Indonesia pada tahun tersebut masih mengalami masalah manajemen atau dikelola dengan cara yang kurang baik. Ini menjadi tantangan yang memerlukan penyelesaian.
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Alner, sebuah startup yang fokus pada penyediaan kemasan untuk penggunaan ulang (reuse) dan pengisian ulang (refill) dengan tujuan mengurangi sampah plastik sejak tiga tahun terakhir, berbagi kisah perjalanan mereka.
Inisiatif ini terjadi seiring dengan tema “Envisioning Nature” dalam Bintaro Design District 2023 di The Mawi, Tangerang Selatan. Acara tahunan ini menampilkan karya-karya inspiratif di bidang desain, arsitektur, dan produk.
Pameran tersebut berlangsung dari tanggal 8 hingga 18 November 2023 di Tangerang Selatan, dan memberikan kesempatan bagi Alner untuk berbagi pengalaman positif bersama 94 peserta lainnya yang juga memiliki kontribusi positif di bidang sosial dan lingkungan.
Sebagai perusahaan yang menjadi pelopor kemasan yang dapat digunakan kembali di Indonesia, Alner berhasil mencegah lebih dari 502.180 buah limbah plastik sekali pakai sejak didirikan pada tahun 2020. Hal ini dicapai dengan menerapkan sistem reuse dan refill pada produk-produk yang mereka tawarkan.
Kerja sama dengan lima perusahaan dari industri FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) dan lebih dari 500 titik penjualan, yang sebagian besar dikelola oleh komunitas perempuan untuk kegiatan penggunaan ulang dan pengisian ulang, menunjukkan kontribusi Alner dalam mempromosikan solusi yang ramah lingkungan di Indonesia.