
NGANJUK,MEMO.CO.ID –
Lokasi penambangan pasir di sungai brantas tepatnya berada di Desa Turipinggir Kecamatan Megaluh, Jombang mendadak gempar.
Itu setelah ditemukan mayat laki – laki mengapung dipermukaan air oleh seorang penambang pasir bernama Suwito,50, warga Desa Watuturi Kecamatan Megaluh, Jombang.
“Mayat mengapung diatas air dalam kondisi tengkurap.Waktu itu saya mau istirahat , tiba tiba dari jarak pandang 10 meter dari tempat saya berdiri sangat jelas ada mayat. Melihat itu saya langsung minta tolong teman teman,” ucap Suwito.
Saat ditemukan pada hari ini (4/7) sekitar pukul 11.30 WIB kondisi fisik mayat sudah rusak. Hampir disekujur tubuhnya dipenuhi luka dan membiru serta sudah mengeluarkan bau busuk.
Dengan penemuan mayat ini dari pihak warga setempat langsung melapor kepihak perangkat desa setempat.Dan oleh pihak desa laporan tersebut diteruskan kepihak berwajib.
Dalam waktu tidak terlalu lama akhirnya tem forensik Polres Jombang tiba di TKP dan langsung mengevakuasi jasad korban .
Dari hasil visum dan data daftar orang hilang yang sudah dikantongi petugas atas laporan dari masyarakat, sesuai ciri ciri fisiknya ternyata mayat laki laki tersebut adalah Ahmad Ilham Fauzi ,14, pelajar SMKN 1 Kertosono warga jln.Bengkoang RT.04 RW 02 Desa Kutorejo Kecamatan Kertosono yang hilang terseret arus sungai brantas sejak minggu sore (2/7).
Dengan fakta itu akhirnya jasad korban langsung diserahkan kepada keluarga korban. Dihari ini juga korban langsung disemayamkan di tempat pemakaman umum setempat. (adi)












