Sementara itu, Ketua Karang Taruna Lamongan, Ilham Zubairi, menyebut lomba ini sebagai salah satu bentuk upaya menyediakan ruang positif bagi anak-anak untuk menyalurkan minatnya di bidang teknologi. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi alternatif kegiatan yang bermanfaat di tengah maraknya penggunaan gawai.
“Kegiatan ini mendorong anak-anak agar tertarik pada teknologi secara positif. Jangan hanya jadi pengguna, tapi mereka juga bisa mencipta dan berinovasi,” jelas Ilham.
Baca Juga: Penyidik KPK Kembali ke Ponorogo, Geledah Kantor Dinkes Ponorogo Selama 8 Jam
Ilham juga menambahkan, lomba ini merupakan kelanjutan dari pelatihan robotik dasar yang telah diberikan kepada para guru melalui koordinasi wilayah pendidikan masing-masing. Harapannya, keterampilan yang diperoleh bisa ditularkan ke siswa di sekolah-sekolah.
“Kami ingin anak-anak punya aktivitas yang membangun kreativitas. Dengan membuat robot, mereka bisa belajar merancang dan mengembangkan ide, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap game atau konten digital,” tandasnya.
Baca Juga: Berjalan dari Bali, Puluhan Biksu Asia Tenggara Ziarah Makam Gus Dur di Tebuireng Jombang












