Sementara itu, Ketua Karang Taruna Lamongan, Ilham Zubairi, menyebut lomba ini sebagai salah satu bentuk upaya menyediakan ruang positif bagi anak-anak untuk menyalurkan minatnya di bidang teknologi. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi alternatif kegiatan yang bermanfaat di tengah maraknya penggunaan gawai.
“Kegiatan ini mendorong anak-anak agar tertarik pada teknologi secara positif. Jangan hanya jadi pengguna, tapi mereka juga bisa mencipta dan berinovasi,” jelas Ilham.
Ilham juga menambahkan, lomba ini merupakan kelanjutan dari pelatihan robotik dasar yang telah diberikan kepada para guru melalui koordinasi wilayah pendidikan masing-masing. Harapannya, keterampilan yang diperoleh bisa ditularkan ke siswa di sekolah-sekolah.
“Kami ingin anak-anak punya aktivitas yang membangun kreativitas. Dengan membuat robot, mereka bisa belajar merancang dan mengembangkan ide, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap game atau konten digital,” tandasnya.












