Example floating
Example floating
BLITAR

Warga Blitar Kesulitan Dapat Elpiji 3 Kg, Harga Melonjak hingga Rp21 Ribu

Ferdi Ragil
×

Warga Blitar Kesulitan Dapat Elpiji 3 Kg, Harga Melonjak hingga Rp21 Ribu

Sebarkan artikel ini

Blitar, Memo

Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram kembali dikeluhkan warga Kota Blitar dalam beberapa hari terakhir. Tak hanya sulit ditemukan, harga gas melonjak hingga menyentuh angka Rp21 ribu per tabung di tingkat pengecer.

Baca Juga: Solid dan Humanis, PSHT Letting 2025 Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Aksi Ramadan

Sejumlah toko dan agen elpiji mengaku kehabisan stok, memaksa warga berkeliling dari satu pengecer ke pengecer lain untuk memenuhi kebutuhan memasak. Kondisi ini memicu kepanikan di kalangan masyarakat.

“Saya dari Patihan keliling ke mana-mana. Baru dapat gas di dekat pangkalan Mayangkara, padahal jaraknya jauh. Di SPBU juga habis semua,” ujar Enggal, warga Kelurahan Pakunden, Sabtu (26/7/2025).

Baca Juga: Refleksi Setahun Pemkot Blitar: 70 Penghargaan hingga Tantangan Pangkas APBD 80 Persen

Selain langka, harga juga meroket. “Saya akhirnya beli satu tabung, meski harganya sampai Rp21 ribu. Karena memang sangat butuh untuk masak,” imbuhnya.

Sejumlah pengecer membenarkan bahwa pasokan dari agen utama berkurang dalam beberapa hari terakhir. Hal itu berdampak langsung pada stok mereka yang cepat habis dan sulit dipenuhi kembali.

Baca Juga: Bos Wisata Kampung Coklat Beri THR kepada 7.000 Peserta Pengajian

“Memang dari sananya lagi seret. Saya juga tidak bisa banyak komentar, takut nanti malah kena teguran dari agen,” ucap Sri, salah satu pengecer gas.

Baik konsumen maupun pengecer berharap distribusi gas elpiji 3 kilogram segera kembali normal. Mereka meminta pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan agar tidak terjadi kelangkaan berkepanjangan.

“Kalau pasokan lancar, warga tidak panik, dan kami juga tidak rugi. Kami harap situasi ini segera membaik,” pungkas Sri.