
Jakarta, Memo.co.id
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
Ditipu ratusan juta rupiah oleh Komisaris Besar (Kombes) gadungan, wanita paruh baya ini meluapkan emosinya saat bertemu pelaku di Mapolres Metro Tangerang.
Br Hutajulu (55) tak kuasa menahan amarahnya terhadap Indra Napitupulu. Bukan tanpa sebab, polisi gadungan itu telah membawa kabur uangnya sebesar Rp 750 juta sebagai pelicin anaknya masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Ia meminta uangnya dikembalikan.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
“Saya berharap uang itu dikembalikan. Karena uang itu hasil pinjaman, hasil jual rumah kami juga. Kasihan suami saya hanya seorang guru. Butuh 10 tahun untuk melunasi hutangnya,” kata wanita asal Medan, Sumatera Utara itu.
Perempuan beranak tiga ini menceritakan awal pertemuannya dengan polisi gadungan yang mengaku berdinas di Mabes Polri. Saat itu, Br Hutajulu berencanakan memasukan anak bungsunya ke Akpol. Rencana itu akhirnya disanggupi Indra yang meminta uang ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
“Saat bertemu bulan Maret, penampilannya meyakinkan, pakai pengawal dan polisi berpakaian dinas. Setelah uang diberikan, kami ceklah. Rupanya dia bukan polisi di mana-mana,” ujarnya sembari menangis.
Sadar menjadi korban penipuan, ibu tiga anak ini panik. Ia kemudian mendatangi rumah Indra, namun tak ada. Peristiwa itu pun dilaporkannya ke pihak kepolisian.












