Selain itu, sistem drainase Stadion Brawijaya juga akan mendapat perhatian lebih lanjut. Yono Heryadi menambahkan bahwa sistem drainase yang ada saat ini masih konvensional dan perlu dilakukan evaluasi agar lebih optimal dalam mengatasi genangan air.
“Kita ketahui sistem drainase di Stadion Brawijaya ini kan masih konvensional, masih belum menggunakan pola-pola yang modern. Nanti mungkin akan kita pertajam untuk cakupan drainase itu. Kemarin kita sudah bersihkan semuanya, menambah jaringan yang untuk keluarkan ke drainase Kota. Tetapi apakah itu maksimal, itu akan kita evaluasi,” papar Yono.
Baca Juga: KPK Selidiki Asal Muasal Uang Setoran Belasan Kepala Dinas Untuk Bupati Tulungagung
Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Wali Kota Kediri. Menurutnya, ini merupakan momen bersejarah bagi klub karena bisa berdiskusi langsung dengan kepala daerah mengenai permasalahan stadion.
“Kami tunggu dan luar biasa, karena dari puluhan tahun kita bisa ketemu dengan kepala daerah, dalam hal ini wali kota. Jadi, kami sangat terima kasih kepada bu wali kota yang sudah respon cepat, apa yang kita keluhkan langsung cek lapangan dan akan memenuhi kebutuhan yang kita butuhkan,” kata Widodo.
Dengan adanya komitmen dari Pemerintah Kota Kediri untuk melakukan perbaikan, diharapkan Stadion Brawijaya bisa segera memenuhi standar Liga 1 dan menjadi kebanggaan bagi warga Kediri.
Turut mendampingi Wali Kota Kediri dalam kunjungan ini, Plt Kepala Dinas PUPR Kota Kediri Yono Heryadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertamanan (LHKP) Kota Kediri Imam Muttakin, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kediri Chevy Ning Suyudi. (KD)
Baca Juga: Terbukti Korupsi, Kades Pojok Wates Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp600 Juta












