Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Kediri

Wali Kota Vinanda Minta ASN Kediri Ikut Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

A. Daroini
×

Wali Kota Vinanda Minta ASN Kediri Ikut Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Vinanda Minta ASN Kediri Ikut Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah

MEMO, Kediri – Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah resmi digelorakan di Kota Tahu bertepatan dengan hari pertama bergulirnya tahun ajaran baru 2026/2027. Langkah emosional ini diserukan langsung oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, di hadapan ratusan abdi negara.

Momen langka pembuka gerbang sekolah.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Pimpinan daerah yang akrab disapa Mbak Wali ini memanfaatkan panggung apel pagi di halaman Balai Kota Kediri untuk menyuntikkan kesadaran parenting kepada bawahannya. Ratusan pegawai dari Sekretariat Daerah hingga aparatur kelurahan tampak berbaris menyimak arahan tersebut.

Bobot Keterlibatan Orang Tua dalam Karakter Anak

Mbak Wali mengupas habis esensi di balik kehadiran sosok orang tua pada hari perdana sekolah yang dinilai punya efek domino besar bagi psikologis sang anak. Andil sekolah tidak bisa berdiri sendiri dalam mematangkan kepribadian anak didik.

Keluarga tetap menjadi pondasi utama.

Berdasarkan paparan Vinanda, kolaborasi utuh antara bapak dan ibu memegang kunci penting dalam mematangkan “karakter, kecerdasan, kesehatan mental” hingga mendongkrak rasa percaya diri si kecil. Keterlibatan aktif seorang ayah secara emosional terbukti klinis memberikan pasokan motivasi belajar yang melimpah bagi buah hati mereka.

Kenangan masa kecil pun ikut dibagikan oleh orang nomor satu di Pemkot Kediri ini. Walau statusnya belum menimang momongan, memori manis saat dirinya diantar oleh kedua orang tuanya dahulu menjadi bukti sahih betapa besarnya suntikan “semangat dan kebahagiaan” yang dirasakan seorang anak.

Layanan Publik Wajib Jalan Terus Tanpa Alasan Bolos

Meski memberikan lampu hijau bagi para ayah untuk sibuk di gerbang sekolah pagi hari, rambu-rambu kedisiplinan tetap dipasang tegas. Urusan mendampingi anak tidak boleh dijadikan tameng untuk memaklumi performa kerja yang memble.

Abdi masyarakat punya tanggung jawab mutlak.

Wali Kota berkacamata ini mewanti-wanti agar kebijakan pelonggaran waktu ini disikapi secara “bijak dan bertanggung jawab” oleh seluruh jajaran ASN. Komitmen terhadap pelayanan publik tidak boleh kendor satu milimeter pun. Selepas mengantarkan anak, para pegawai diwajibkan langsung tancap gas menuju pos kerja masing-masing guna memastikan roda pelayanan masyarakat berputar optimal.

Langkah taktis ini dinilai krusial demi mencetak generasi emas 2045 yang tangguh dimulai dari harmonisasi internal keluarga para pelayan masyarakat.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini