Memo, Kediri — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali memfasilitasi penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui skema kredit bersubsidi yang menawarkan bunga KUR BRI 2026 sebesar 6 persen per tahun untuk plafon modal kerja Rp25 juta pada September 2026. Skema pembiayaan ini dirancang untuk memberi fleksibilitas arus kas bagi pelaku usaha kecil lewat opsi tenor cicilan yang terjangkau mulai dari Rp541.667 per bulan.
Skema kredit dengan plafon Rp25 juta ini ditujukan khusus bagi pemilik usaha produktif yang telah beroperasi minimal enam bulan dan memerlukan tambahan modal kerja maupun investasi peralatannya.
Melalui penetapan efektif bunga KUR BRI 2026, calon debitur dapat memilih tenor pelunasan sesuai dengan kemampuan finansial harian usaha, mulai dari rentang waktu 12 bulan hingga 60 bulan.
Rincian skema angsuran untuk plafon modal usaha Rp25 juta terdiri atas tenor 12 bulan dengan beban Rp2.208.333 per bulan, tenor 18 bulan senilai Rp1.513.889 per bulan, dan tenor 24 bulan sebesar Rp1.166.667 per bulan. Sementara untuk tenor jangka menengah, angsuran tercatat Rp819.444 per bulan selama 36 bulan, Rp645.833 per bulan selama 48 bulan, hingga opsi teringan Rp541.667 per bulan untuk tenor 60 bulan.
Selain beban suku bunga yang rendah, pengajuan kredit pinjaman ini mewajibkan kelengkapan dokumen administratif pokok seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), serta Surat Keterangan Usaha (SKU) resmi dari kelurahan atau desa setempat.
Pihak perbankan mengingatkan seluruh calon nasabah untuk mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pembiayaan perbankan digital. Proses pendaftaran dan pengajuan resmi disarankan untuk dilakukan langsung melalui kantor cabang terdekat guna memastikan keamanan transaksi.












