Memo.co.id
Jasat warga yang meninggal untuk disemayamkan di pemakaman umum, dilarung warga, melalui sungai yang airnya cukup deras.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Sungai desa Sukoharjo, Kecamatan Pemerihan, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, meluap akibat luapan air hujan yang menguyur kampung itu, tiap hari.
Biasanya, sungai tersebut dangkal dan bisa dilewati lalu lalang warga sekitar. Namun, sejak diguyur hujan, aliran sungai meluber.
Baca Juga: Kabar Gembira Mei 2026: Intip Rincian Gaji dan Tunjangan Pensiunan PNS Golongan IIIb
Selasa, kemarin, seorang warga yang meninggal dunia, terpaksa dilarung melalui sungai yang meluber tersebut. Sungai itu dilewati para pentakziah, mengantarkan jenazah ke pemakaman umum.
Agar mayat bisa di permukaan air, ban dalam berukuran besar, dijadikan penahan agar jenazah tetap mengambang di atas air. Sedang para pentakziah mengiringi dengan cara menyeberang sungai. Air yang mengairi sungai itu cukup deras, sehingga beberapa warga harus berhati hati.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional












