I Nyoman Gunadi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Dan Cipta Karya, (DPRKPCK),Propinsi Jawa Timur, menegaskan, jika tantangan pembangunan infrastruktur perumahan dan permukiman dalam rangka meningkatkan pelayanan dan mencapai target Standar Pelayanan Minimal,(SPM) di Provinsi Jawa Timur tidak mudah.
Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah
Hal ini disampaikan I Nyoman Gunadi saat membuka Rapat Koordinasi, (Rakor), Penerapan SPM, Urusan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jawa Timur Wilayah Barat Tahun 2024 berlangsung di Madiun, Selasa,(21/5/2024).

Baca Juga: Ketua DPRD Magetan Suratno Tersangka Kasus Korupsi Dana Pokir Ratusan Miliar
I Nyoman Gunadi menyampaikan kendala dalam proses SPM di wilayah dinas yang menjadi tanggungjawabnya, diantaranya populasi jumlah penduduk yang besar, inflasi yang terus bergerak serta perkembangan kota-kota yang berimplikasi pada berkembangnya permukiman baru yang cenderung kumuh atau kurang layak huni.
“Memerlukan percepatan pembangunan infrastruktur sektor air minum, sanitasi, dan perbaikan rumah agar layak hun,”tandasnya.
Baca Juga: Skandal Korupsi Dana Pokir DPRD Magetan Seret Sang Ketua Menuju Jeruji Besi
Belum lagi, lanjut Nyoman, penyediaan perumahan bagi korban bencana dan relokasi program pemerintah.













