Example floating
Example floating
Home

Tiga Kapal Perang China di Perairan Indonesia, DPR RI ; Harus Waspada !

A. Daroini
×

Tiga Kapal Perang China di Perairan Indonesia, DPR RI ; Harus Waspada !

Sebarkan artikel ini
ilustrasi kapal perang China masuk perairan Indonesia
ilustrasi kapal perang China masuk perairan Indonesia

Dia pun memberikan catatan terkait dengan adanya latihan kapal perang bersama antara TNI Angkatan Laut Indonesia dengan angkatan Laut China. Dia mengatakan, latihan bersama merupakan hal penting untuk saling memahami dan komunikasi antar negara.

Pengumpulan Data Kekuatan Alutsista Angkatan Laut

“Namun kami memberi catatan apakah latihan kapal perang ini akan memberikan pemahaman ketika kelak masing-masing pihak bertugas menjaga perbatasan wilayah laut negara? Atau latihan ini membuka peluang pengumpulan data-data tentang laut dan kekuatan alutsista Angkatan Laut Indonesia?” tuturnya.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

 

kapal perang China sudah masuk ke perairan Indonesia
kapal perang China sudah masuk ke perairan Indonesia

Selain itu, beberapa pekan terakhir kapal-kapal perang China berdatangan ke Indonesia di tengah memanasnya hubungan China dengan Amerika Serikat dan sekutunya yaitu Australia tentu memiliki maksud politik. Muncul dugaan bahwa kapal Australia sengaja meninggalkan KRI Nanggala 402 lebih awal karena tidak ingin berkonfrontasi langsung atau diketahui data-data kapal perang yang Australia gunakan.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Aktivitas Kapal Perang China Menggambarkan Posisi Indonesia

“Aktivitas kapal perang China di wilayah Indonesia tentu memberikan kesan dunia internasional tentang posisi Indonesia. Indonesia harus bersikap bebas aktif, jangan sampai terseret dalam konflik AS dengan China,” kata Sukamta.

Dia pun mengajak pemerintah RI TNI untuk memastikan keamanan data laut Indonesia dan tidak turut terperangkap dalam konflik di Laut China Selatan. Sekadar diketahui, kapal yang digunakan oleh Angkatan Laut China dalam latihan bersama dengan TNI AL adalah kapal perang Liuzhou 573 (FFGHM) dan Suqian 504 (FSGHM) merupakan jenis kapal untuk patroli laut dan seringkali ditemukan melanggar batas di Laut Natuna.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Selain itu, beberapa waktu yang lalu berlangsung latihan gabungan antara AS, Jepang, India dan Australia di Samudera Hindia. Pemerintah harus tetap waspada, karena Indonesia memiliki banyak keterbatasan di bidang kemaritiman dan teknologi data bawah laut. ( ed )