“Investor telah mulai memperkirakan penurunan permintaan pada bulan Oktober karena banyak kilang minyak yang sedang melakukan pemeliharaan, dan suku bunga yang lebih tinggi juga akan memberikan tekanan tambahan pada pasar,” kata Dennis Kissler, Wakil Presiden Senior Perdagangan di BOK Financial.
Sebelumnya, harga minyak telah mengalami kenaikan lebih dari 10 persen selama tiga minggu terakhir, yang dipicu oleh kebijakan pemangkasan produksi yang diterapkan oleh Arab Saudi dan larangan ekspor minyak yang diberlakukan oleh Rusia.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Harga Minyak Stabil di Pasar, Meskipun Tantangan Terus Muncul
Dalam beberapa minggu terakhir, harga minyak telah mengalami kenaikan signifikan, yang dipicu oleh langkah-langkah seperti pemangkasan produksi oleh Arab Saudi dan larangan ekspor minyak oleh Rusia. Namun, situasi saat ini menunjukkan bahwa stabilitas harga minyak belum sepenuhnya terjamin, karena berbagai faktor dan sentimen terus mempengaruhi pasar minyak global.












