Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia telah mengundang Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, beserta timnya untuk menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi IX DPR RI pada hari Selasa, tanggal 14 November 2023.
Agenda Raker hari ini adalah untuk membahas kemajuan kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan terkait pemenuhan link and match, peluang kerja di dalam negeri, ekspansi pasar kerja internasional, pengembangan talenta muda, dan transformasi digital di sektor ketenagakerjaan.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Selain itu, dalam Raker ini, juga disoroti monitoring serta evaluasi program Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) untuk penempatan tenaga kerja ke Timur Tengah dan wilayah lain. Selain itu, ada evaluasi terhadap program perluasan kesempatan kerja dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) serta target perluasan lapangan kerja dalam investasi Tahun 2024.
Menteri Ida Fauziyah, di hadapan anggota Komisi IX DPR RI, menyoroti tantangan dalam bidang ketenagakerjaan di Indonesia. Salah satunya adalah kesenjangan antara pasokan dan permintaan di pasar tenaga kerja Indonesia.
Baca Juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK Terkait Skandal Aliran Dana Pemerasan
Sebanyak 1,8 juta lulusan SMA setiap tahun tidak dapat terserap di perguruan tinggi dan terpaksa langsung memasuki pasar kerja.