Mulai dari pemberdayaan terkait literasi digital hingga membantu nasabah menemukan bisnis model baru, termasuk meng-online-kan transaksi di pasar tradisional. Lebih dari 4.500 pasar tradisional di Indonesia telah menggunakan platform web pasar BRI atau pasar.id
Menyasar Segmen Ultra Mikro
Sementara itu, BRI menyasar area pertumbuhan baru dengan menyentuh segmen yang lebih kecil lagi yakni ultra mikro. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, terdapat 57 juta usaha UMKM di Indonesia, dimana 30 juta diantaranya belum mendapat akses pendanaan formal.
Baca Juga: Dari Dapur Rumah Raup Rupiah, Kisah Inspiratif Pengusaha Seblak di Papua Barat
BRI Membangun Ekosistem Digital
Sunarso menambahkan bahwa inovasi-inovasi digital dihadirkan BRI, termasuk membangun ekosistem digital yang fokusnya mendukung kegiatan-kegiatan produktif di masyarakat melalui cara-cara baru. Untuk mengembangkan segmen ultra mikro misalnya, BRI juga mengoptimalkan pengembangan BRIBRAIN.
Baca Juga: Ratusan Ribu UMKM Kantongi Sertifikasi SNI di Awal Tahun 2025
Untuk menyasar area pertumbuhan baru dan menyediakan layanan keuangan yang lebih terjangkau, BRI terus melakukan transformasi digital. BRI secara dinamis menangkap pertumbuhan baru tersebut dengan menerapkan model bisnis hybrid company, guna mencari peluang di tengah tantangan bisnis era digital.
Teknologi Digital Untuk Transformasi Digital
Menciptakan budaya yang tangkas dan lincah dalam beradaptasi dan melakukan transformasi digital ditempuh BRI untuk meraih pertumbuhan yang sustain, khususnya di segmen UMKM.
Baca Juga: Jeritan Pedagang Kecil: Syarat KPR Terlalu Tinggi
Terobosan teknologi digital itu sebagai upaya BRI membantu pemulihan ekonomi masyarakat di level bawah. Platform ini menjadi ‘otak’ bagi BRI untuk mengambil keputusan dalam bentuk BRISCORE dengan tepat dan presisi.
Saat pandemi ini tidak ada kredit yang bisa tumbuh secepat mikro. Karena pada segmen mikro dapat banyak kemudahan dan stimulus. Namun tantangan di Mikro adalah biayanya relatif lebih mahal, dan BRI men-tansform proses bisnisnya dengan berbagai aplikasi digital. BRI punya BRISPOT, lalu agen BRILink juga pakai aplikasi-aplikasi digital lain.
BRI juga terus memperkuat infrastruktur digital dengan pemanfaatan Artificial Intelligence dan Machine Learning. Pemrosesan Big Data melalui Machine Learning saat ini dirasakan manfaatnya di berbagai lini bisnis dan produk digital BRI. Dengan transformasi digital melalui inovasi-inovasi, BRI bertekad untuk bergerak lebih cepat dan menjangkau semakin banyak masyarakat, termasuk level mikro dan ultra mikro.












