Example floating
Example floating
Jatim

Tangani Pemukiman Kumuh, Mas Dhito Jalin Kerja Sama dengan Swasta

A. Daroini
×

Tangani Pemukiman Kumuh, Mas Dhito Jalin Kerja Sama dengan Swasta

Sebarkan artikel ini
Tangani Pemukiman Kumuh, Dhito Jalin Kerja Sama dengan Swasta

Kediri, Memo
Debat publik kedua Pilkada Kabupaten Kediri 2024 berhasil digelar KPU Kabupaten Kediri di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kamis (14/11/2024) malam. Dalam debat itu, Calon Bupati Hanindhito Himawan Pramana mendapati pertanyaan Cabup Deny Widyanarko berkaitan dengan penuntasan pemukiman kumuh.

“Bagaimana upaya Mas Dhito dalam menangani perumahan dan pemukiman kumuh di Kabupaten Kediri dan berapa anggaran yang sudah digelontorkan?,” tanya Deny, pada Segmen ke-4 sesi tanya jawab antar paslon disertai tanggapan.

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Menjawab pertanyaan itu, Cabup Dhito membeberkan, di periode pertamanya pihaknya telah menangani sekitar 9.700 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bahkan, pihaknya berkomitmen bakal meningkatkan perbaikan tersebut menjadi 20.000 rumah sesuai yang tercantum dalam e-RTLH.

“Itu yang akan kita lakukan sesuai program pemerintah pusat yang namanya Kotaku, Kota Tanpa Kumuh,” target Dhito.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

Merespon pernyataan itu, Deny menyebut jika kepemimpinan Dhito selama 3,5 tahun jumlah pemukiman kumuh bertambah dari 6 desa sebelum Dhito menjabat dan kini menjadi 25 desa.

“Khawatirnya nanti bertambah banyak desa-desa yang kumuh,” respon Deny.

Baca Juga: Sah!! Ahmad Baharuddin Wabup Resmi Dapat SK PLT Bupati Tulungagung

Dhito pun membantah pernyataan tersebut. Pasalnya, pada tahun 2020 luas kawasan kumuh di Kabupaten Kediri berada di luasan 273,74 Ha. Sedangkan pasca kepemimpinan Dhito, luas kawasan kumuh menjadi 52,32 Ha dengan penanganan mencakup 166,52 Ha pada 2023.