Ketika ditanya mengenai menteri yang terlibat dalam tim sukses pasangan calon presiden-wakil presiden, Jokowi menyatakan bahwa hal tersebut merupakan hak politik masing-masing individu.
“Demokrasi adalah hak politik setiap orang. Setiap menteri sama-sama, yang terpenting, seorang presiden dapat melakukan kampanye, seorang presiden dapat memberikan dukungan. Boleh,” jawab Jokowi.
Baca Juga: Sekolah Negeri Dituntut Berinovasi di Tengah Persaingan dengan Lembaga Swasta
“Imporantnya, saat kampanye, tidak boleh menggunakan fasilitas negara. Meskipun kita sebagai pejabat publik dan politik, tetapi seperti ini, tidak boleh. Berpolitik boleh, termasuk menteri,” tambahnya.
Perbedaan Pendekatan: Jokowi Membela Hak Politik, Sultan HB X Pilih Diam
Dalam menghadapi pertanyaan tentang keterlibatan menteri dalam tim sukses pasangan calon presiden-wakil presiden, Jokowi menegaskan bahwa hal tersebut adalah hak politik masing-masing individu. Sultan HB X, sementara itu, menjaga pendekatannya yang lebih ketat dengan tidak ingin berkomentar lebih lanjut.
Baca Juga: KPK Turun Langsung, Cek Proyek hingga Kumpulkan Pejabat Blitar Secara Tertutup
Kesimpulan ini menyoroti perbedaan pandangan antara presiden dan Sultan HB X terkait keterlibatan politik menteri.












