Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Home

Reaksi Gibran Rakabuming Raka terhadap Rencana Mundur Mahfud MD

Alfi Fida
×

Reaksi Gibran Rakabuming Raka terhadap Rencana Mundur Mahfud MD

Sebarkan artikel ini
Reaksi Gibran Rakabuming Raka terhadap Rencana Mundur Mahfud MD
Reaksi Gibran Rakabuming Raka terhadap Rencana Mundur Mahfud MD

MEMO

Gibran Rakabuming Raka, Calon Wakil Presiden nomor urut 2, merespons rencana mundurnya Mahfud MD dari jabatan Menko Polhukam. Dalam pernyataannya di Bali pada Jumat (26/1), Gibran mempertanyakan apakah langkah tersebut telah diimplementasikan oleh Mahfud.

Baca Juga: Beky Herdihansah Janji Perjuangkan Harga Telur Peternak Rakyat Blitar, Siap Surati Pemerintah Pusat

Sementara itu, Gibran menegaskan bahwa untuk dirinya sendiri, belum ada rencana untuk mundur dari posisi sebagai Walikota Solo, melainkan ia berencana mengajukan cuti untuk fokus pada kampanye.

Gibran dan Mahfud, Rahasia Pengunduran Diri?

Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, memberikan tanggapannya terhadap rencana Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD, untuk mundur dari jabatannya sebagai Menko Polhukam. Dalam keterangannya di Bali pada Jumat (26/1), Gibran mengevaluasi apakah tindakan tersebut sudah dilaksanakan oleh Mahfud.

Baca Juga: Hari Raya Idul Adha, Ketua DPRD Kota Blitar Serukan Semangat Berbagi

“Sudahkah dilaksanakan?” tanya Gibran kepada para wartawan.

Sementara itu, Gibran menyatakan bahwa untuk dirinya sendiri, belum ada rencana untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai Walikota Solo. Sebaliknya, Gibran mengungkapkan niatnya untuk mengajukan cuti agar dapat fokus pada kampanye.

Baca Juga: Bukan Cuma Ngaji Kitab Kuning MUI Tekankan Urgensi Digitalisasi Pesantren Dan Teknologi Santri Era Kecerdasan Buatan

“Saya akan mengajukan cuti, hanya cuti. Terima kasih,” ucapnya.

Sudahkah Mundur dari Menko Polhukam?

Sebelumnya, Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa ia menyarankan pasangannya, Mahfud MD, untuk mundur dari jabatan Menko Polhukam guna menghindari konflik kepentingan dalam Pilpres 2024. Pernyataan ini disampaikan oleh Ganjar saat kampanye di Kendal, Jawa Tengah, pada Selasa (23/1).