Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Jatim

Sudah Berjalan 3 Bulan, Tepung Terigu Naik Hingga Rp 75 Ribu per Sak

A. Daroini
×

Sudah Berjalan 3 Bulan, Tepung Terigu Naik Hingga Rp 75 Ribu per Sak

Sebarkan artikel ini
Sudah Berjalan 3 Bulan, Tepung Terigu Naik Hingga Rp 75 Ribu per Sak

Magetan, Memo
Sejak tiga bulan terakhir, harga tepung terigu di Pasar Sayur Magetan Jawa Timur mengalami kenaika. Tepung yang berasal dari gandum itu mengalami kenaikan sebesar Rp75 ribu per sak atau 25 kilogram.

Suyatmi, salah seorang pedagang bahan pokok di Magetan mengungkapkan, sebelumnya harga tepung terigu senilai Rp158 ribu per sak kemasan 25 kilogram. Kini harganya mencapai Rp225 ribu. Kenaikan harga juga dialami sejumlah bahan olahan tepung terigu seperti kerupuk, mie keriting, dan aneka roti.

Baca Juga: Jaksa Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada Ngawi Pada Anggaran Operasional Pemilu

“Sudah naik sejak 3 bulan yang lalu. Total kenaikannya kalau sampai saat ini sudah mencapai selisih Rp75 ribu dari sebelumnya saat harga masih normal,” kata Suyatmi, Minggu (14/8/2022).

Suyatmi mengaku tidak tahu persis penyebab kenaikan harga tersebut. Sejauh yang dia tahu hanya kabar dari pemberitaan akibat perang Rusia Ukraina sehingga pasokan gandum terganggu. Naiknya tepung ini sedikit banyak juga mempengaruhi penjualan.

Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Makin Panas, Ajudan Bongkar Aliran Dana Setoran Dinas Buat Kyai

“Tetap berpengaruh terhadap penjualan, namun tidak separah minyak goreng kemarin. Kalau tepung kan tidak semua orang butuh, sedangkan minyak goreng semua orang butuh karena sudah menjadi kebutuhan pokok,” jelasnya.

Dia berharap perang Rusia dengan Ukraina segera berakhir agar stabilitas pangan tidak terganggu. Bagi yang berusaha juga punya jaminan dapat tepung murah, UMKM tidak perlu menaikkan harga jual produk olahannya.

Baca Juga: Penyidik KPK Kembali ke Ponorogo, Geledah Kantor Dinkes Ponorogo Selama 8 Jam