Roby Nasyat, adik kandung Emy Subiatini, mendapat kabar setelah dihubungi anak korban. Begitu mendapatkan kabar dari keponakanya, Roby bergegas menuju rumah pasangan suami istri tersebut. Bersama warga, langsung melarikan ke rumah sakit.” Setelah menerima telepon dari keponakan saya, saya langsung ke Sanglah. Cek cok memang sering terjadi. Tapi, kami tidak menyangka musibah ini bisa terjadi,” kata Roby Nasyat.
Informasi yang berhasil dihimpun Memo, dari tempat kejadian menyebutkan, pasangan susmi istri tersebut sebelumnya perang mulut melalui telepon. Cek cok rumah tangga itu sempat terdengar di tetangga kanan kiri. Meskipun hanya melalui telepon, Emi Subiatini tampaknya tidak bis amenutupi rasa jengkelnya terhadap suaminya sendiri. Saat dia berbicara di telepon, dia berada di depan halaman rumah, sehingga nada dan suaranya menembus batas tetangga kanan kiri.
Baca Juga: KPK Geledah Rumah Gatut Sunu di Surabaya dan Sita Uang Puluhan Juta Rupiah
Tidak lama berselang, suaminya pulang. Dia mengendarai taxi. Begitu turun dari taxi, Dewa Ngangkan Maari Setya Laksa langsung dihampiri istrinya. Bukan memeluk suamianya, malah menusuk perut suaminya dengan sebilah pisau yang diambil dari dapur. Crusss,… pisau itu menembus ari kulit di bagian perutnya. Darah segarpun mengucur tak terbendung.
Rupanya, Emi Subiatini juga ketakutan. Tak selang lama, mengetahui suaminya roboh, diapun menyanyat lengan tangannya dengan pisau tersebut. Satu pisau dari dapur rumah milik pasangan suami istri itupun menjadi saksi cek cok rumah tangga di kampung Pulau Moyo Gg X Denpasar Bali. Emi Subiatini melakukan percobaan bunuh diri tapi gagal mati. Cek cok pasangan suami istri itupun berakhir di ruang IGD RSUD Sanglah, Bali. ( ed )
Baca Juga: KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Tulungagung Cari Bukti Tambahan Kasus Pemerasan OPD












