MEMO – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimpas) Agus Andrianto telah mencopot 30 pejabat serta petugas di Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta. Pencopotan ini terkait dengan dugaan pemerasan yang dilakukan terhadap Warga Negara Tiongkok sepanjang tahun 2024 hingga 2025.
Agus Andrianto mengungkapkan bahwa pencopotan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan yang tengah berjalan. “Kami sudah mendapatkan informasi mengenai hal ini dan langsung menarik semua pejabat yang tercatat dalam penugasan di Bandara Soekarno-Hatta,” jelasnya pada Sabtu (1/2/2025).
Mantan Kepala Bareskrim Polri ini menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu memberikan sanksi tegas jika terbukti para pejabat tersebut terlibat dalam tindak pidana pemerasan. Meskipun Agus belum merinci nama-nama pejabat atau petugas yang dicopot, ia memastikan ada sekitar 30 orang yang terlibat, mulai dari pejabat hingga petugas di lapangan.
Dari hasil pemeriksaan sementara, ditemukan beberapa petugas yang sudah melakukan pemerasan lebih dari sekali, bahkan ada yang terlibat dalam dua hingga tiga kali pemerasan. “Semua ini masih dalam proses pemeriksaan,” tambahnya.
Terkait dengan pertanyaan mengenai Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Arfa Yudha Indriawan, yang diduga terlibat, Menimpas membenarkan bahwa ia termasuk salah satu yang dicopot dalam penyelidikan ini.
Kasus pemerasan ini pertama kali terungkap pada 29 Oktober 2024. Meski saat itu Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sudah mengambil langkah, namun informasi tersebut sengaja disembunyikan. Bocornya Surat Perintah Nomor W.10-KP.04.01-4149 Tahun 2024 yang ditujukan kepada Arfa Yudha Indriawan pun mengungkapkan lebih lanjut dugaan pemerasan terhadap WNA asal Tiongkok.
Sebagai akibat dari skandal ini, Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Indonesia mengirimkan surat resmi kepada beberapa pihak terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini












