“Jika merasa lelah, jangan memaksakan diri. Pemerintah Jawa Timur telah menyediakan 412 rest area berbasis masjid yang ramah dan nyaman bagi para pemudik,” imbaunya.
Sementara itu, Uskup Surabaya RD Agustinus Tri Budi Utomo menyampaikan bahwa tahun ini umat Katolik dan Muslim menjalankan ibadah puasa dalam waktu yang berdekatan. Hal ini menjadi momentum yang sangat baik untuk membangun dialog dan kolaborasi yang lebih erat antara umat Katolik, Kristiani, dan Muslim.
Baca Juga: Nyepi Bukan Sekadar Ritual: Rahasia Harmoni Alam dan Diri di Balik Keheningan
“Idul Fitri adalah kemenangan dalam melawan hawa nafsu, ego sektoral, serta kejahatan dunia. Kami juga akan merayakan Hari Raya Paskah dalam waktu dekat, sehingga ini menjadi peluang yang sangat baik untuk memperkuat persaudaraan sejati di antara kita,” ujar Uskup Agustinus.
Open house yang digelar di kediaman Gubernur Khofifah berlangsung dalam tiga sesi, mulai dari pagi hingga malam hari. Antusiasme ribuan warga terlihat jelas, mereka memadati Jalan Jemursari sejak pukul 10.00 WIB.
Baca Juga: Kemenag Umumkan Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2025
Masyarakat dari berbagai lapisan berbondong-bondong datang untuk bersilaturahim dan berjabat tangan langsung dengan Gubernur Jawa Timur.
Suasana penuh syukur dirasakan oleh warga yang hadir. Arif, seorang warga Wonocolo, mengaku sangat senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur Khofifah dan mendapatkan bingkisan.
Baca Juga: Gebrakan Budaya! Menteri Fadli Zon Resmikan Kepri Ramadhan Fair 2025: Perpaduan Harmoni dan Tradisi
“Selain bisa bersalaman dengan Ibu Gubernur, kami juga mendapat sarapan dan gula 1 kilogram serta THR. Terima kasih banyak, Ibu Khofifah,” ungkap Arif dengan wajah sumringah.
Hal senada juga disampaikan oleh Umi, warga Jemursari, yang datang bersama anaknya. Ia bersyukur bisa bersilaturahim dengan Gubernur Jawa Timur.
“Alhamdulillah, anak saya juga dapat THR. Semoga Ibu Khofifah selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam memimpin Jawa Timur,” tutur Umi dengan penuh harap.












