Sholawat Asyghil Jadi Viral dan Bertebaran di Sosial Media, Ada Apa ?

  • Whatsapp

Memo.co.id

Beranda sosial media, baru ini beredar vedio bacaan sholawat Asyghil. Selain video sholawat yang dilantumkan politikus Hari Hamzah dkk, beberapa ajakan untuk melantumkan sholawat Asyqhyl, berkumandang melalui beberapa laman twiter, facebook dan instagram serta beberapa sosial media lainnya.

Bacaan Lainnya

Bahkan, Wa Group yang biasanya menjadi media chat antar personal juga menjadi alat untuk memperbanyak bacaan sholawat tersebut. Seperti di beranda Facebook, Almuzzammil Yusuf memposting “Sholawat Asyghil” . “Mari kita hafalkan Sholawat Asyghil berikut”

Melalui akun Twitter @salimafillah, Ustaz Salim A Fillah juga turut membagikan lafaz “Sholawat Asyghil” untuk diamalkan kaum muslimin. Demikian juga ajakan lain di akun instagram. Salah satunya direpost oleh akun IG @hijrahfest. Sholawat Asyhgil juga bertebaran di Whatsapp (WA) lewat kirim pesan berantai (broadcast).

Lantas, apakah arti dari Sholawat dan Sholawat Asyghil dan makna serta kandungannya ? Catatan Memo, Sholawat Asyghil adalah bacaan sholawat yang populer dan sering dilantunkan sebelum Maghrib. Sholawat ini dikenal sebagai doa dan perlindungan dari orang-orang zalim.

Salah seorang nettizen, Evi Vigiana Solanum @Evivigiana mengatakan, “Ketika hati terasa sesak sempit, bimbang karena semua terasa penuh kebohongan, kulantunkan shalawat asygil, wallahu a’lam Allah berikan petunjuk, semua ditunjukkan senyata-nyatanya, meski itu kepahitan.”

Netizen lainnya Edo @Edo_ShehB mengatakan bahwa, “Pernah baca tulisan shalawat ini jg di sebut shalawat battawiyin, krn sering dibacakan habaib/ulama di batavia/jakarta di jaman kemerdekaan.”

1. Ini Peringatan AL-QURAN Pada Orang Zalim

Berbagai bentuk kezaliman, penindasan dan mengabaikan hak hak orang lain, harus dilakukan perlawanan. Dasar perlawanan kezaliman karena Allah SWT telah mengharamkan segala bentuk kezaliman.Semua kezaliman akan berkahir dengan kezaliman pula. Oleh karena itu, segala bentuk kezaliman harus diakhiri.

Tatkala kezaliman telah menyebar di tengah-tengah umat, ia akan membinasakannya. Jika telah menimpa suatu negeri, ia akan menghancurkannya. Kezaliman merupakan kegelapan yang dapat menggelincirkan kaki-kaki dalam kegulitaannya dan dapat menyesatkan akal.

Dalam Al Qur’an, ayat ayat zalim (azh-zhulmu) dengan beragam perubahan bentuknya termaktub dalam kitab suci dan disebutkan sebanyak 280 kali. Semua ayat ayat tersebut, intinya memperingatkan terhadap kezaliman, mengancam orang-orang zalim, serta menyingkap penyesalan orang zalim.

Allah SWT berfirman:

ٱحْشُرُوا۟ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ وَأَزْوَٰجَهُمْ وَمَا كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ
Arti: (kepada malaikat diperintahkan): “Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat
mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah. (Ash-Shaffat : 22)

مِن دُونِ اللَّهِ فَاهْدُوهُمْ إِلَى صِرَاطِ الْجَحِيمِ
Arti: selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka. (Ash-Shaffat : 23)

Binasanya penduduk negeri, juga disebabkan kezaliman mereka. Allah berfirman:

وَكَذَٰلِكَ أَخْذُ رَبِّكَ إِذَآ أَخَذَ ٱلْقُرَىٰ وَهِىَ ظَٰلِمَةٌ ۚ إِنَّ أَخْذَهُۥٓ أَلِيمٌ شَدِيدٌ
Arti: Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim.
Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras. (Hud: 102)

Allah memberi tangguh azab bagi orang yang zalim, bukan mengabaikannya. Allah SWT berfirman:

وَلَا تَحْسَبَنَّ ٱللَّهَ غَٰفِلًا عَمَّا يَعْمَلُ ٱلظَّٰلِمُونَ ۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ ٱلْأَبْصَٰرُ
Arti: Dan janganlah sekali-kali kamu (Muhammad) mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak. (Ibrahim: 42).

Ayat-ayat tersebut memperingatkan terhadap kezaliman dan menjelaskan akibat buruknya sangat banyak sekali. Hal ini memberikan peringatan bagi kita untuk tidak berbuat zalim dan tidak boleh membiarkan kezaliman merajalela.

Rasulullah saw juga pernah memberikan peringatan terhadap kezaliman dalam hadits dari Abdullah bin Umar adhiallahuanhuma

الظُّلْمُ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Arti: “Kezaliman adalah kegelapan hari kiamat.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).
Abu Musa Al-Asy‘ari r.a. dalam hadits Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

إِنَّ اللَّهَ لَيُمْلِي لِلظَّالِمِ حَتَّى إِذَا أَخَذَهُ لَمْ يُفْلِتْهُ
Arti: “Sesungguhnya Allah memberi tangguh (waktu) bagi orang yang zalim. Hingga jika Dia mengazabnya, dia tidak bisa meloloskan diri.”

2. Hati Hati Doa dari Orang Yang Dizalimi

Orang yang dizalimi kehormatan, harta, jiwa, agama, atau salah satu hak dari hak-haknya adalah salah satu golongan yang doanya tidak ditolak. Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma, menuturkan bahwa Rasulullah saw bersabda:

اِتَّقُوْا دَعْوَةَ الْمَظْلُوْمِ فَإِنَّهَا تُصْعَدُ إِليَ السَّمَاءِ كَأَنَّهَا شَرَارَةٌ
Arti: “Waspadailah doa orang yang dizalimi, sebab ia akan diangkat naik ke langit seakan-akan bagai percikan bunga api.” (Hadits shahih).

Dalam hadits lain yang dari Anas bin Malik dan diriwayatkan Ahmad disebutkan bahwa tidak ada penghalang doa orang yang terdzlimi untuk diterima Allah.

Ini merupakan sebuah bentuk peringatan bagi orang-orang yang zalim dan para pendukung kezaliman. Karena doa-doa mereka mustajab dan akan dikabulkan Allah dalam sekejab. Salah satu bentuk kezaliman adalah kezaliman seorang hamba terhadap yang lainnya. Kezaliman antar sesama hamba adalah suatu hal yang diharamkan. Begitu pula, berlaku zalim atas hak orang lain adalah suatu yang dilarang. Di antara keadilan Allah adalah Dia akan mengambil kembali hak orang yang dizalimi dari orang zalim, bahkan yang terjadi antar sesama hewan.

Pos terkait